KENDARI, KABENGGA.ID. — Dugaan percobaan pemerkosaan mengguncang rumah pribadi Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo. Seorang pria bernama Candra (32), yang diketahui merupakan kerabat istri Bupati Konsel sekaligus keluarga Kepala Dinas Kesehatan Konsel, diduga nekat mencoba memperkosa seorang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial PI (18).
Aksi bejat itu terjadi pada Selasa malam (12/5/2026) sekitar pukul 20.50 Wita, di rumah Bupati Konawe Selatan yang berada di Jalan Brigjen M Yoenoes, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Berdasarkan keterangan kepolisian, malam itu korban baru pulang dan sempat berpapasan dengan pelaku saat hendak membuang sampah. Korban kemudian kembali ke kamar tanpa menutup pintu karena berencana menuju dapur.
Namun tak lama berselang, pelaku tiba-tiba masuk ke kamar korban dan duduk di samping korban di atas tempat tidur. Pelaku sempat menanyakan keberadaan PRT lain sebelum mulai melancarkan rayuan dan mengajak korban berpacaran.
Korban yang ketakutan berusaha menghindar. Akan tetapi, pelaku diduga justru menutup pintu kamar dan mulai melakukan tindakan cabul dengan merangkul serta memegang bagian sensitif tubuh korban.
Korban berulang kali melawan dan berusaha menjauh. Namun pelaku disebut terus memaksa hingga diduga mencoba melakukan hubungan badan secara paksa.
Dalam kondisi panik, korban sempat mengancam akan melapor kepada istri Bupati Konawe Selatan. Namun ancaman itu tidak dihiraukan pelaku. Bahkan, pelaku diduga mengancam akan menikahi korban jika perbuatannya diketahui orang lain.
Korban terus melakukan perlawanan dengan menendang, memukul, hingga mencakar pelaku. Saat korban hendak mengambil telepon genggam untuk menghubungi keluarga, pelaku disebut membuang ponsel tersebut.
“Korban kemudian mendobrak pintu kamar sambil meminta pertolongan hingga membuat pelaku panik dan melarikan diri keluar kamar,” ujar Kasatreskrim Polresta Kendari, Welliwanto Malau, Jumat malam (15/5/2026).
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam pada bagian paha dan tangan serta mengalami trauma berat.
Usai menerima laporan korban, aparat Satreskrim Polresta Kendari bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka pada Jumat malam (15/5/2026) di rumah Bupati Konawe Selatan.
“Benar, sudah ditangkap,” tegas AKP Welliwanto Malau.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik lantaran terjadi di lingkungan rumah pejabat daerah dan melibatkan kerabat dekat keluarga kepala daerah. Polisi memastikan proses hukum terhadap tersangka terus berjalan.(redaksi).
