KENDARI — Aksi kekerasan kembali terjadi di kawasan tempat hiburan malam (THM) Kota Kendari. Seorang pemuda berinisial KR (20) ditangkap Tim Buser 77 Sat Reskrim Polresta Kendari setelah diduga terlibat penganiayaan terhadap seorang pria di area parkir THM di Jalan Edi Sabara, Kecamatan Kendari Barat.
Pelaku diringkus saat hendak melarikan diri melalui kawasan Pelabuhan Nusantara Kendari pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. Penangkapan tersebut mengakhiri pelarian singkat pelaku pasca insiden penganiayaan yang diduga dipicu pesta minuman keras.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, pelaku bersama sejumlah rekannya lebih dahulu menggelar pesta miras di kawasan Pelelangan Ikan, Sodohoa. Setelah itu, mereka bergerak menuju kawasan Jalan Edi Sabara yang dikenal sebagai pusat aktivitas tempat hiburan malam.
“Penganiayaan ini terjadi di area parkir Rich Club. Tiba-tiba pelaku bersama rekan-rekannya datang dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban,” ujar Welliwanto.
Korban berinisial MA (29) saat itu diketahui sedang berjalan menuju area parkir untuk pulang dari tempat kerjanya. Namun situasi mendadak berubah ketika korban terlibat aksi kejar-kejaran dengan salah satu rekan pelaku.
Melihat kejadian tersebut, KR diduga tersulut emosi. Ia kemudian mengambil sebilah pisau dari jok sepeda motor milik temannya dan ikut mengejar korban hingga ke depan Swiss-Belhotel Kendari.
“Pelaku mengaku melihat rekannya terlibat kejar-kejaran dengan korban. Ia kemudian mengambil pisau dari jok motor temannya dan ikut mengejar korban hingga ke depan hotel,” jelasnya.
Dalam situasi yang memanas, korban akhirnya terjatuh di depan hotel. Pelaku yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol langsung melayangkan pukulan berulang kali ke arah wajah korban.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian dahi serta memar dan luka pecah di area wajah.
“Modus operandinya karena pelaku kesal dan berada di bawah pengaruh minuman keras,” tambah Welliwanto.
Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolresta Kendari untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan sejumlah rekan pelaku lainnya yang berada di lokasi kejadian.
Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap potensi kerawanan keamanan di kawasan hiburan malam Kendari, terutama terkait konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu konflik hingga berujung tindak kekerasan.(redaksi).
