KOLAKA UTARA, KABENGGA.ID. – Aksi nekat seorang mahasiswa berujung di tangan aparat. Seorang pemuda berinisial PS (23) tak berkutik saat rencana penjualan sepeda motor bodong yang diduga hasil curian digagalkan personel Polsek Pakue.
Penangkapan dilakukan pada Kamis malam (16/4/2026) sekitar pukul 21.00 WITA, tepat di depan Pasar Kecamatan Batu Putih. PS diamankan sesaat sebelum transaksi berlangsung, setelah polisi lebih dulu mengendus pergerakan mencurigakan terkait jual beli kendaraan tanpa dokumen resmi.
Informasi awal yang diterima Kanit Reskrim Polsek Pakue langsung ditindaklanjuti cepat. Kapolsek Pakue, IPDA Muliadi Kala’, S.H., M.H., tanpa menunggu lama mengerahkan tim untuk melakukan penyelidikan hingga penindakan di lapangan. Hasilnya, operasi senyap itu sukses menggagalkan transaksi ilegal yang meresahkan warga.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka diduga berupaya mengaburkan jejak kejahatan dengan memodifikasi sepeda motor milik korban. Motor jenis Yamaha MX King yang sebelumnya berwarna merah-hitam dicat ulang menjadi hitam polos agar sulit dikenali.
Tak berhenti di situ, PS juga sempat menggadaikan motor tersebut kepada seorang warga berinisial K dengan nilai Rp2 juta, dengan dalih kendaraan itu adalah milik pribadinya. Modus ini diduga menjadi cara cepat untuk meraup keuntungan dari hasil kejahatan.
Kini, tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pakue untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan, pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan kehilangan warga yang terjadi pada Maret lalu.
Pihak Humas Polres Kolaka Utara pun mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi curanmor. Warga diminta memastikan kendaraan diparkir di tempat aman, menggunakan kunci ganda, serta tidak mudah tergiur dengan tawaran kendaraan murah tanpa kelengkapan dokumen resmi.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa praktik curanmor masih mengintai, bahkan melibatkan kalangan terdidik. Polisi menegaskan komitmennya untuk terus memburu pelaku kejahatan dan menjaga keamanan di wilayah Kolaka Utara.(redaksi).
