KENDARI ,KABENGGA.ID. – Aksi pembacokan brutal yang terjadi di Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menggemparkan warga setempat. Seorang pria berinisial A (41) mengalami luka bacok serius di bagian belakang leher dan kini menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 16.00 Wita di Lorong Timur RT 02 RW 03, tepatnya di sekitar Masjid LDII Gunung Jati. Hingga kini, motif maupun pelaku pembacokan masih menjadi misteri dan tengah menjadi perhatian keluarga korban.

Kakak korban, Hasniati, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku masih terpukul atas insiden yang nyaris merenggut nyawa adiknya.

“Benar, kejadian terjadi kemarin sore setelah Salat Ashar. Adik saya dibacok di bagian belakang leher hingga mengalami luka terbuka yang sangat parah. Kondisinya kritis dan langsung dilarikan ke RS Bahteramas Kendari,” ujar Hasniati kepada Media Kabengga.id, Selasa (9/6/2026).

Menurut Hasniati, beberapa saat sebelum kejadian, korban sempat berada di rumah untuk makan. Saat itu, dirinya meninggalkan korban seorang diri karena pergi ke masjid untuk menunaikan Salat Ashar.

Namun, suasana berubah mencekam ketika ia pulang dari masjid. Korban ditemukan sudah terkapar di dekat rumah dengan kondisi mengenaskan akibat luka bacokan di bagian belakang leher.

“Saya langsung histeris dan berteriak meminta pertolongan warga agar adik saya segera diselamatkan,” ungkapnya.

Peristiwa ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan keluarga maupun warga sekitar. Pasalnya, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah tidak jauh dari rumahnya, sementara pelaku diduga melarikan diri usai melakukan aksinya.

Keluarga korban mengaku telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian tak lama setelah kejadian. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk bergerak cepat mengungkap pelaku dan motif di balik aksi pembacokan yang menyebabkan korban kini masih belum sadarkan diri.

“Kami meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Sampai saat ini adik kami masih belum sadarkan diri dan sedang berjuang untuk sembuh,” tegas pihak keluarga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan, identitas terduga pelaku, maupun motif yang melatarbelakangi pembacokan tersebut. Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera diungkap guna memberikan kepastian hukum bagi korban dan keluarganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *