Kendari – Tim URC Buser77 Satreskrim bersama Satintelkam Polresta Kendari membekuk dua pemuda yang diduga terlibat aksi tawuran antarpelajar di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (18/8).
Kepala Satreskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau di Kendari, Selasa, mengatakan dua pemuda yang ditangkap tersebut masing-masing berinisial DI (18), warga Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari Barat, dan S (16), seorang pelajar SMA di Kota Kendari.
Ia menyebut selain mengamankan dua pemuda itu, petugas kepolisian turut menyita barang bukti berupa satu buah ketapel busur dan dua mata busur.
“Dari pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu buah busur dan dua mata busur,” kata Welliwanto.
Welliwanto menjelaskan penangkapan dua pemuda itu bermula saat kedua pemuda itu berkumpul dengan rombongannya di sebuah kedai kopi di wilayah Kecamatan Kadia, pada pukul 11.00 Wita.
“Saat itu mereka sudah menyimpan senjata tajam jenis busur di dalam bagasi motor milik DI,” ujarnya.
Ketika kelompok tersebut mendapat informasi dari salah seorang siswa SMKN 2 Kendari bahwa sekolah mereka telah diserang oleh rombongan pelajar dari beberapa SMA sederajat di Kendari.
Mendengar kabar tersebut, S dan DI bersama rombongannya langsung menuju SMKN 2 Kendari untuk mengejar kelompok penyerang.
Bentrokan antarpelajar tak terhindarkan saat kedua kelompok bertemu di perempatan lampu merah Wua-Wua, Jalan Jenderal M.T. Haryono.
“Dalam keributan itu, DI mengambil busur beserta dua mata busur yang sebelumnya disimpan di jok sepeda motor. Ia kemudian melayangkan busur tersebut ke arah kelompok lawan,” sebut Welliwanto.
Usai melayangkan panah busur, S dan DI kembali ke kedai kopi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, S mengaku membawa senjata tajam tersebut untuk membantu pelajar SMKN 2 Kendari, sementara DI mengakui telah memanah ke arah kelompok lawan.
“Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan maraton guna mendalami keterlibatan kedua pelaku sekaligus memburu potensi adanya pelaku lain yang terlibat dalam tawuran tersebut,” ujar Welliwanto (redaksi)
