Konawe Selatan,Kabengga id. — Kelompok nelayan di Desa Ngapawali, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan, memperoleh pelatihan pembuatan lampu bawah air yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Halu Oleo.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program dalam rangkaian Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa atau PMM Tahun 2026.

Program PMM di Desa Ngapawali dilaksanakan oleh 22 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Perikanan Tangkap dan Program Studi Akuntansi Universitas Halu Oleo.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung sejak 6 Juni hingga 6 Agustus 2026 dengan melibatkan kelompok nelayan sero dan kelompok ibu rumah tangga pengolah ikan sebagai mitra utama.

Pelatihan pembuatan lampu bawah air diarahkan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan kelompok nelayan dalam memanfaatkan teknologi sederhana sebagai pendukung kegiatan penangkapan ikan.

Lampu bawah air diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat digunakan bersama alat tangkap sero sesuai dengan kondisi dan kebutuhan nelayan setempat.

Melalui kegiatan tersebut, nelayan diperkenalkan pada komponen yang digunakan, tahapan pembuatan, pemasangan, pengoperasian, dan pemeliharaan lampu bawah air.

Pendekatan pelatihan menekankan penggunaan teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, dan dapat dirawat secara mandiri oleh masyarakat.

Kegiatan PMM tersebut didampingi oleh tiga Dosen Pembimbing Lapangan, yaitu Hasnia Arami, S.Pi., M.Si. sebagai ketua tim bersama Syamsul Kamri, S.Pi., M.P., dan Wa Ode Aswati, S.E., M.Si. Ketiga dosen pembimbing mendampingi mahasiswa dalam pelaksanaan program sekaligus memastikan kegiatan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan mitra di Desa Ngapawali.

Program ini memperoleh pendanaan melalui Skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kelompok nelayan menyambut positif pelaksanaan pelatihan tersebut. Penerapan lampu bawah air diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas kegiatan penangkapan.

Melalui sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, pemerintah desa, kelompok nelayan, dan kelompok pengolah ikan, pelaksanaan PMM UHO Tahun 2026 diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi perikanan.

Untuk diketahui Kegiatan ini juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi lokal masyarakat Desa Ngapawali.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *