Kendari,Kabengga Id- Keindahan dan keragaman kain tradisional Sulawesi Tenggara (Sultra) dipamerkan dalam “Pameran Koleksi Wastra Bumi Anoa” tahun 2026 di Kendari, Senin.

Pameran dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Aris Badara di Museum dan Taman Budaya Sultra.

Pameran berlangsung 5 hari, mulai (3-7 Agustus 2026) ini menampilkan berbagai jenis koleksi tenun wastra dari beberapa kabupaten seperti Konawe Utara, Buton Tengah, Bombana, dan Muna.

“Kami membuka pameran ini sebagai upaya pelestarian dan pengembangan wastra Nusantara, khususnya wastra Sultra. Wastra bukan hanya kain, tapi juga identitas budaya dan potensi ekonomi kreatif yang harus kita jaga bersama,” ujar Aris.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra, La Udin, S.Sos. M.Hum mengatakan tujuan pameran ini adalah memperkenalkan kekayaan wastra Sultra kepada masyarakat luas, pelajar, wisatawan, sekaligus membuka jejaring pemasaran bagi para perajin

Pengunjung dapat melihat langsung koleksi tenun dari koleksi jaman dulu dan produk masa kini.
Berbagai sekolah dan komunitas budaya juga hadir menyaksikan pameran wastra sekaligus menjadi studi wisata selama pameran.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk datang ke Museum dan Taman Budaya. Mari kita bangga dan cintai wastra kita sendiri. Dengan memakai wastra, kita ikut menghidupkan ekonomi perajin di daerah,” tambahnya.

Pameran ini diharapkan menjadi agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke-81 sekaligus mendorong Sultra sebagai salah satu barometer wastra di Kawasan Timur Indonesia. (Sultra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *