Kendari,( 30 Desember 2025)— Mahasiswa Banteng Muda Sulawesi Tenggara (MBM Sultra) menyoroti dugaan kelalaian dan lemahnya respons Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Buton dalam penanganan kebakaran di Pasar Kalolo, Kecamatan Pasarwajo, Senin (29/12/2025).
Peristiwa kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 8 miliar. Sejumlah laporan masyarakat menyebutkan bahwa penanganan di lokasi dianggap tidak sigap dan kurang efektif.
Koordinator Presidium MBM Sultra, Asar Buton, menyatakan bahwa kejadian ini mencerminkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan sistem tanggap darurat di daerah.
“Peristiwa ini bukan hanya soal musibah, tetapi juga menyangkut kesiapan layanan publik dan standar operasional dalam penanganan keadaan darurat. Keterlambatan respons dan fasilitas yang tidak memadai berpotensi memperbesar kerugian pedagang di Pasar Kalolo,” ujar Asar.
MBM Sultra menilai terdapat indikasi maladministrasi dan kelemahan struktural dalam pelaksanaan tugas Dinas Damkar Buton. Karena itu, organisasi mahasiswa tersebut menyampaikan dua tuntutan utama kepada pemerintah daerah.
Dua Tuntutan MBM Sultra
- Kepada Gubernur Sulawesi Tenggara
Diminta untuk mengeluarkan instruksi atau teguran resmi kepada Bupati Buton guna memastikan adanya langkah korektif dan penegakan akuntabilitas kinerja. - Kepada Bupati Kabupaten Buton
Diminta melakukan evaluasi internal yang transparan terhadap jajaran Damkar.
Apabila ditemukan kelalaian atau maladministrasi, MBM Sultra mendesak adanya penindakan tegas terhadap pejabat terkait, disertai perbaikan pada:
kesiapan armada dan peralatan,
prosedur operasional, serta
kapasitas sumber daya manusia di sektor kebakaran.
Asar menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal isu ini agar penanganan kebakaran di masa mendatang lebih responsif.
“Kami berharap kejadian ini menjadi momentum perbaikan sistem. Masyarakat tidak boleh lagi dirugikan oleh ketidaksiapan layanan publik,” katanya.
Dalam waktu dekat, MBM Sultra akan mengajukan audiensi resmi dengan Gubernur Sultra dan DPRD Buton untuk menyampaikan rekomendasi dan masukan terkait peningkatan kinerja layanan kebakaran di daerah.
MAHASISWA BANTENG MUDA SULAWESI TENGGARA (MBM SULTRA)
