Kendari, Kabengga.Id. – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo menyampaikan keprihatinan yang tulus sekaligus menyoroti keadaan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Parigi yang saat ini memerlukan perhatian serius. Kondisi jalan di daerah tersebut terlihat sangat memprihatinkan dengan tingkat kerusakan yang cukup parah, terutama yang melintasi Ruas Jalan RK Labali serta kawasan Desa Warambe. Kedua ruas jalan ini menjadi jalur penghubung utama yang memiliki peran penting bagi kehidupan seluruh warga setempat.
Bung Islan selaku pengurus DPK GMNI FIB UHO menyampaikan pendapatnya, “Kondisi jalan yang ada saat ini bukan sekadar masalah fasilitas, melainkan menyangkut hajat hidup banyak orang. Selama ini kami menerima banyak laporan dan keluhan dari warga, di mana kerusakan jalan yang semakin parah membuat mereka kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari‑hari. Sebagai organisasi mahasiswa, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan aspirasi ini agar didengar oleh pihak berwenang”.
Beliau juga menambahkan, “Jalan yang baik adalah modal dasar untuk membangun perekonomian daerah. Apabila akses jalan terganggu, maka kemajuan suatu wilayah juga akan terhambat. Oleh karena itu, penanganan masalah ini perlu dilakukan dengan segera dan sungguh‑sungguh”.
Menyadari betapa pentingnya fungsi infrastruktur bagi kemajuan daerah, kami dengan hormat memohon sekaligus mendesak Pemerintah Kabupaten Muna untuk segera mengambil langkah konkret dalam melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap ruas jalan tersebut. Upaya ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan investasi berharga yang akan menunjang kelancaran roda perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Perlu kita pahami bersama, kondisi jalan yang rusak saat ini telah menjadi hambatan utama yang memperlambat berbagai aktivitas sehari‑hari warga. Kesulitan ini sangat dirasakan oleh para petani yang mengalami tantangan berat saat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat pemasaran. Akibatnya, waktu perjalanan menjadi lebih lama, biaya pengiriman meningkat, bahkan sering kali hasil panen menjadi rusak sebelum sampai tujuan.
Oleh karena itu, kami berharap permohonan ini dapat menjadi perhatian utama dan segera ditindaklanjuti. Dengan adanya perbaikan jalan yang layak, kita berharap seluruh aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman sebagaimana mestinya.
Demikian penyampaian ini kami sampaikan dengan niat baik untuk kemajuan bersama. Atas perhatian dan tanggapan yang diberikan, kami ucapkan terima kasih./DR.
