KENDARI, KABENGGA.ID. — Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kota Kendari bersama aparat penegak hukum yang tergabung dalam Satgas Pangan memperketat pengawasan terhadap peredaran bahan pokok di pasaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga tetap stabil dan stok kebutuhan masyarakat aman selama momentum hari besar keagamaan berlangsung.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi ruang bagi praktik penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun aksi penimbunan bahan pokok yang dapat memicu gejolak harga di tengah masyarakat.
Menurutnya, momentum Idul Adha seharusnya menjadi ajang memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama, bukan dimanfaatkan untuk meraup keuntungan secara tidak wajar yang justru membebani rakyat.
“Idul Adha harus dimaknai sebagai momentum berbagi dan mempererat kepedulian sosial. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan berlebihan dengan memainkan harga atau menimbun kebutuhan pokok,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi potensi pelanggaran, Satgas Pangan bersama pemerintah daerah akan melakukan pemantauan intensif di pasar tradisional, pusat distribusi, hingga jalur pasokan bahan pokok. Pengawasan dilakukan guna memastikan distribusi berjalan lancar serta tidak terjadi kelangkaan yang memicu kepanikan masyarakat.
Dari sisi penegakan hukum, Satgas Pangan mengingatkan bahwa praktik penimbunan maupun permainan harga dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Masyarakat pun diminta aktif melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran di lapangan.
Di sisi lain, warga Kota Kendari juga diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dengan membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Sikap konsumtif berlebihan dinilai berpotensi mengganggu keseimbangan pasokan serta memicu kenaikan harga di pasaran.
Lebih jauh, Wali Kota menekankan bahwa esensi Idul Adha tidak hanya berkaitan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, tetapi juga tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Semangat berbagi harus menjadi nilai utama dalam perayaan Idul Adha. Kebersamaan dan kepedulian sosial itulah yang perlu kita jaga, termasuk dalam aktivitas ekonomi sehari-hari,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat, Pemerintah Kota Kendari berharap suasana menjelang Idul Adha tetap kondusif, harga kebutuhan pokok terkendali, serta nilai-nilai kebersamaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.(redaksi).
