Langara – Sektor pertanian di Konawe Kepulauan (Konkep) terus dipacu sebagai  bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, salah satunya lewat program Pemuda Tani Milenial.

Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak menegaskan program Pemuda Tani Milenial menjadi salah satu prioritas pembangunan yang tengah digenjot untuk mewujudkan kemandirian pangan sekaligus mendukung agenda nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Tahun ini, Pemkab Konkep telah mengirim sekitar 27 peserta untuk mengikuti pelatihan pertanian dan peternakan modern. Peserta tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari petani hortikultura, petani nilam, hingga peternak.

“Ini kita fasilitasi untuk memberikan edukasi bagaimana bertani dan beternak secara modern. Mereka yang berangkat berasal dari beragam sektor, sehingga ilmunya bisa diaplikasikan langsung di masyarakat,” ujarnya, Sabtu (29/11).

Ia juga menjelaskan, bahwa pelatihan tersebut ditujukan untuk membentuk generasi petani muda yang mampu memanfaatkan potensi alam Konkep yang dikenal subur dan sangat mendukung pengembangan sektor pertanian.

“Karena itu, pemerintah daerah menaruh perhatian besar agar transfer ilmu dan teknologi pertanian modern dapat mempercepat peningkatan produktivitas masyarakat,” jelasnya.

Alumni Fakultas Teknik UHO ini menambahkan, Pemkab Konkep akan melakukan evaluasi program tersebut pada akhir tahun untuk melihat progres, efektivitas kegiatan, serta peluang pengembangan lanjutan. 
Ia optimistis transfer pengetahuan yang tepat, sektor hortikultura di Konkep dapat menjadi penopang kebutuhan pangan lokal, terutama sayur-sayuran.

Upaya mendorong kemandirian pangan tersebut, kata Mantan Anggota DPRD Sultra ini, sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Pemkab Konkep dalam menjabarkan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya terkait peningkatan produktivitas pangan nasional, pemberdayaan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *