Kendari — Kebakaran besar mengguncang kawasan pertokoan dan permukiman padat di Jalan Bunggasi, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (14/1/2026) pagi. Api yang berkobar sejak subuh melahap dua unit ruko, 15 kios, serta satu rumah warga, menyisakan puing dan kepanikan.
Tak hanya bangunan, sejumlah kendaraan milik warga turut menjadi korban, memperparah dampak kebakaran yang ditaksir menyebabkan kerugian material mencapai sekitar Rp 2 miliar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Drs. Ahriawandy Effendy, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 05.18 Wita. Merespons cepat, personel dari Pos Damkar Poasia tiba di lokasi hanya dua menit kemudian untuk melakukan pemadaman awal dan mencegah api menjalar ke bangunan lain di kawasan yang tergolong padat tersebut.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Fokus awal kami adalah mengendalikan api agar tidak meluas ke permukiman sekitar,” ujar Ahriawandy.
Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, peristiwa ini meninggalkan kerugian ekonomi besar bagi para pedagang dan warga, sekaligus kembali menyoroti tingginya kerentanan kawasan padat usaha terhadap risiko kebakaran, terutama pada jam-jam rawan saat aktivitas warga masih minim.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara warga terdampak mulai berupaya menyelamatkan sisa barang dan membersihkan puing-puing kebakaran.**
