Dirman, Ketua Umum PC IMM Kota Kendari
Anton Menghilang: Takut Hadapi Konsekuensi Hukum?
13 April 2026, Anton Timbang lenyap dari radar publik, tak satupun pernyataan keluar saat jadwal pemeriksaan Bareskrim tiba. Sebagai Direktur PT Masempo Dalle yang terseret kasus tambang tanpa izin, sikap bungkamnya terasa mencurigakan. Apakah ini strategi menghindar atau tanda kekalahan? Elite bisnis Sultra tak boleh bersembunyi di balik keheningan, publik berhak tahu posisinya jelas di tengah ancaman dakwaan.
Bareskrim Diam Seribu Bahasa: Mengapa Tak Ada Update Resmi?
Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni janjikan interogasi “minggu depan” per 8 April, tapi kini tanggal 13 April tanpa sepatah kata pun dari Mabes Polri. Apakah pemanggilan sudah berlangsung di balik pintu tertutup, atau Anton lolos dari panggilan dengan alasan tak terucap? Ketidakjelasan ini seperti bom waktu, masyarakat dipaksa bergulat spekulasi, sementara kerusakan hutan lindung dan pencemaran Sungai Morombo Pantai terus menganga tanpa keadilan. Penegak hukum pusat harus hentikan permainan kabut ini, rilis timeline konkret atau akui kegagalan transparansi.
Sultra yang Dulu Riuh Kini Meredup: Kemana Elit Pembela?
Daerah yang sempat bergemuruh dengan serangan balik “hoaks tersangka” sejak Maret 2026 kini tercekik hening. Dulu vokal tolak tuduhan tersangka, kini kalangan pendukung Anton di Sultra meredup total. Pihak-pihak yang ramai hadapi isu ini sejak awal, mulai hilang arah dan tinggalkan publik dalam kebingungan soal nasib kasus. Keheningan massal ini bukti narasi lama gagal bertahan, kini sorotan beralih ke dampak nyata bagi masyarakat lokal yang kena getah operasi tak terkendali.
Mundur dari Kadin: Posisi Baru Tak Cukup Lindungi dari Skandal
Baru terpilih kembali sebagai ketua umum Kadin Sultra, Anton harus segera lengser demi selamatkan organisasi dari kehancuran citra. Jabatan segar Februari 2026 tak otomatis hapus noda tersangka, mundur sementara jadi langkah paling logis untuk audit menyeluruh dan tunjuk pengganti kredibel. Pengusaha Sultra butuh pimpinan bersih, bukan beban hukum yang tarik semua ke lumpur.
Tuntutan Langsung: Akhiri Kebungkaman, Mulai Reformasi
Publik Sultra desak Anton bicara terbuka, Bareskrim rilis progres hari ini, dan Kadin ambil sikap tegas. Kebungkaman ini bukan solusi, tapi pengakuan kalah. Waktunya bersihkan kepemimpinan, pulihkan kepercayaan ekonomi daerah dari bayang korupsi./DM.
