Muna – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa di wilayah Kabupaten Muna. Seorang ibu rumah tangga (IRT), Luniarti (43), tewas seketika usai terlibat tabrakan keras di Jalan Umum Desa Liabalo, Kecamatan Kontunaga, Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 12.30 Wita.
Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy putih bernomor polisi DT 2977 LD, bertabrakan frontal dengan mobil Toyota Calya DT 1485 XX yang dikemudikan La Ode Wardin (36), warga Desa Oempu, Kecamatan Tongkuno.
Benturan keras di siang bolong itu diduga terjadi di jalur yang kerap dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi. Informasi awal menyebutkan kedua kendaraan datang dari arah berlawanan—korban dari Wakuru menuju Raha, sementara mobil melaju dari arah sebaliknya.
Kapolsek Kontunaga, Ipda La Ode Musyair, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia di lokasi kejadian tanpa sempat mendapatkan pertolongan medis.
“Korban atas nama Luniarti meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Namun, di balik peristiwa tragis ini, pertanyaan krusial belum terjawab: apa penyebab pasti tabrakan maut tersebut? Polisi mengaku masih melakukan penyelidikan intensif, termasuk mendalami kemungkinan adanya kelalaian dalam berkendara.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah—indikasi kuat benturan terjadi dengan daya hantam tinggi. Fakta ini membuka dugaan adanya faktor kecepatan atau kurangnya kehati-hatian di jalan.
Pengemudi mobil kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, kedua kendaraan disita sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan.
“Kasus ini sementara ditangani oleh Sat Lantas Polres Muna untuk proses lebih lanjut,” tegas Musyair.
Jenazah korban sempat dievakuasi ke RSUD dr. L.M. Baharuddin Raha sebelum dipulangkan ke rumah duka di Kelurahan Watonea.
Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras atas keselamatan berkendara di jalan raya Muna. Minimnya kepastian penyebab kecelakaan menegaskan pentingnya transparansi hasil penyelidikan, sekaligus membuka ruang evaluasi: apakah ini murni kecelakaan, atau ada kelalaian yang berujung maut?
Kasus ini masih bergulir. Polisi dituntut mengungkap secara terang benderang apa yang sebenarnya terjadi di balik tabrakan yang mengakhiri nyawa seorang ibu rumah tangga tersebut.(redaksi).
