KENDARI – Kabengga.id ll Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., meresmikan Bank Sampah Merah Putih yang berlokasi di Perumnas Poasia, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, pada Sabtu (6/12). Peresmian ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, jajaran pemerintah, serta para ketua RT/RW yang hadir menunjukkan komitmen bersama terhadap pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kehadiran bank sampah ini menjadi langkah nyata untuk mendorong peningkatan ekonomi warga melalui pemanfaatan sampah rumah tangga.

Ia menjelaskan bahwa sampah yang sebelumnya tidak bernilai kini dapat ditukarkan menjadi uang. Jenis sampah yang dapat disetorkan meliputi botol plastik, kardus, kaleng, dan berbagai bahan daur ulang lainnya, sementara sampah residu tetap diarahkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Selain itu, Wali Kota mendorong masyarakat menerapkan metode biopori di rumah masing-masing untuk mengolah sampah organik menjadi kompos atau pupuk yang bermanfaat.

Lebih lanjut, ia mencontohkan keberhasilan bank sampah di Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, yang dikelola oleh warga dan berhasil menjadi sumber tambahan pendapatan. “Masyarakat di sana bahkan memiliki buku tabungan khusus sebagai bukti transaksi penjualan sampah,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kendari juga tengah menyiapkan sistem digitalisasi bank sampah melalui kerja sama dengan perbankan. Sistem ini memungkinkan warga mengecek saldo hasil penjualan sampah langsung melalui ponsel, sehingga mempermudah layanan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan.

Wali Kota menyebut Kelurahan Wundumbatu sebagai salah satu dari 11 kelurahan yang menjadi pilot project pengelolaan sampah. Ia menargetkan seluruh 65 lurah di Kota Kendari dapat membentuk dan mengoperasikan bank sampah di wilayah masing-masing sebagai upaya memperkuat komitmen terhadap kebersihan kota dan kualitas hidup masyarakat.

Menutup kegiatan, Wali Kota mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta mengurangi volume sampah menuju TPA. Ia berharap kehadiran Bank Sampah Merah Putih menjadi pemicu meningkatnya kepedulian warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sirkular di Kota Kendari.

“Semoga hadirnya bank sampah ini membawa berkah bagi Kota Kendari menuju daerah yang semakin bersih, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *