Kendari — Kabengga.id ll Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Gelombang III Angkatan IX, X, XI, dan XII Tahun 2025, pada Senin (10/11/2025) di Kendari. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.
Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sultra dengan menggunakan metode blended learning, yakni kombinasi antara pembelajaran daring dan tatap muka. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelatihan sekaligus meningkatkan efektivitas proses pembelajaran bagi peserta.
Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPSDM, para widyaiswara, mentor, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan dengan baik dan profesional. Ia menilai penyelenggaraan yang tertib dan terencana menjadi bukti komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas aparatur sipil negara.

Asrun Lio menegaskan bahwa pelatihan dasar tidak semata-mata merupakan formalitas administratif menuju status PNS, tetapi sebuah proses penting dalam membentuk karakter, sikap, dan nilai-nilai dasar seorang ASN. Menurutnya, ASN bukan hanya pekerja birokrasi, melainkan abdi negara yang memegang peran strategis dalam pelayanan publik.
“Latsar CPNS bertujuan membangun ASN yang berintegritas, nasionalis, kompeten, dan profesional. Nilai-nilai BerAKHLAK harus menjadi pedoman moral dan etika dalam bekerja serta melayani masyarakat,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan sistem blended learning dalam pelatihan ini merupakan bentuk adaptasi terhadap era transformasi digital dan birokrasi 4.0. Dalam konteks tersebut, teknologi informasi menjadi bagian penting dalam memperkuat kompetensi dan efisiensi aparatur. “ASN masa depan harus memiliki mindset pelayanan, bukan kekuasaan; semangat kolaborasi, bukan kompetisi; serta orientasi hasil, bukan sekadar proses,” tegasnya.
Sekda Sultra juga menyoroti peran vital ASN sebagai tulang punggung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mewujudkan visi ‘Sulawesi Tenggara Maju yang Aman, Sejahtera, dan Religius’ melalui tata kelola pemerintahan yang baik, penguatan kapasitas SDM aparatur, dan inovasi dalam pelayanan publik.
Mengakhiri sambutannya, Asrun Lio berpesan agar seluruh peserta menjadikan pelatihan ini sebagai wahana untuk mengasah kemampuan berpikir strategis, kerja sama, dan kreativitas dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. “Pegang teguh prinsip ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, serta perekat dan pemersatu bangsa. Jadilah ASN yang kreatif, terbuka terhadap perubahan, dan mampu bekerja lintas sektor serta generasi,” pesannya. Ia pun menutup sambutan dengan doa dan harapan agar seluruh peserta dapat menunaikan amanah sebagai abdi negara yang berintegritas dan berdaya saing.(redaksi).
