KENDARI – Semarak Ramadan mulai terasa di Pelataran MTQ Kota Kendari. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, bersama Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, secara resmi membuka soft launching Ramadan Sultra Fest 2026, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Bank Indonesia, dan Bank Sultra ini menjadi penanda dimulainya rangkaian agenda ekonomi, sosial, dan religi dalam menyambut bulan suci. Grand launching dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara pada akhir Februari mendatang.
Ramadan Sultra Fest bukan sekadar bazar tahunan. Event ini dirancang sebagai panggung pemberdayaan ekonomi umat dan akselerasi digitalisasi transaksi. Sebanyak 30 tenant UMKM ambil bagian, seluruhnya telah mengadopsi sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui arahan gubernur, sebagai upaya menghadirkan ruang produktif dan bernilai ibadah selama Ramadan.
“Ini masih soft launching dan akan kami promosikan secara bertahap. Insyaallah akhir Februari akan dilaksanakan grand launching dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Festival yang berlangsung hingga 15 Maret 2026 ini menghadirkan ragam kegiatan bernuansa religi dan edukatif, mulai dari lomba lagu religi, adzan, hingga hafalan surat pendek. Bahkan, panitia menghadirkan lomba melukis QRIS sebagai pendekatan kreatif untuk memperkenalkan transaksi digital kepada generasi muda.
Tak hanya itu, Bank Sultra menyiapkan berbagai stimulus ekonomi, seperti cashback bagi nasabah yang bertransaksi menggunakan QRIS, penghargaan bagi tenant dengan volume transaksi tertinggi, serta pembagian 50 paket makanan gratis setiap hari bagi masyarakat yang membutuhkan di area festival.
“Kami mengajak masyarakat untuk datang dan meramaikan Ramadan Sultra Fest di MTQ. Ini bisa menjadi pilihan ngabuburit yang bermanfaat sekaligus mendukung UMKM lokal,” tambah Andri.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi, menyampaikan apresiasi atas solidnya kolaborasi lintas institusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Ramadan Sultra Fest bukan hanya momentum seremonial, melainkan strategi konkret mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain memperkuat UMKM, kegiatan ini juga menghadirkan Pojok Halal untuk asistensi sertifikasi halal, Pojok Wakaf guna mendukung pembangunan rumah ibadah dan panti asuhan, serta layanan penukaran uang dan sosialisasi QRIS.
Bank Indonesia juga merencanakan gerakan pasar murah sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi selama Ramadan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan.
Soft launching ditandai dengan pembukaan simbolis oleh Kepala Perwakilan BI Sultra dan Direktur Utama Bank Sultra, menjadi titik awal bergulirnya Ramadan Sultra Fest 2026—sebuah kolaborasi yang tak hanya menghadirkan semarak, tetapi juga menggerakkan ekonomi, memperluas inklusi keuangan, dan menebar nilai sosial di bulan penuh berkah.
