MUNA BARAT, KABENGGA.ID – Kepemimpinan Bupati Muna Barat La Ode Darwin bersama Wakil Bupati Ali Basa mulai menunjukkan arah pembangunan yang semakin nyata. Berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah tidak lagi sebatas janji politik, tetapi mulai diwujudkan melalui langkah konkret di berbagai sektor demi mendorong kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama pemerintah daerah. Sejumlah ruas jalan penghubung antarwilayah mulai dibenahi, pembangunan jembatan terus dilakukan, sistem drainase diperhatikan, hingga pengembangan akses transportasi udara dan laut mulai diperkuat.
Salah satu pembangunan strategis yang kini menjadi perhatian ialah pembukaan jalan penghubung Kecamatan Sawerigadi dan Kecamatan Tiworo Selatan melalui Desa Lakalamba, Lawada, Katangana hingga Parurajaya. Kehadiran akses tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam membuka konektivitas wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Tak hanya itu, rencana perbaikan jalan rusak di Desa Sukadamai hingga jalur menuju Pajala juga menjadi harapan baru warga. Sebab, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan akses menuju pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah daerah juga mulai menunjukkan keberpihakan melalui bantuan bagi nelayan, petani dan peternak. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan di Muna Barat tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kecil sebagai penopang utama ekonomi daerah.
Kemajuan lain yang mulai dirasakan masyarakat ialah terbukanya akses penerbangan Muna Barat–Makassar. Kehadiran jalur udara ini menjadi langkah besar dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Bahkan, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan pengembangan jalur penerbangan menuju Sorong serta pembukaan jalur laut Tondasi–Totobulu sebagai bagian dari visi besar memperkuat konektivitas dan mempercepat kemajuan Muna Barat.
Di bidang keagamaan, kepedulian pemerintah turut terlihat melalui bantuan dana pengganti tiket perjalanan jamaah haji rute Muna Barat–Makassar pulang-pergi. Kebijakan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah kepada masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji.
Kepemimpinan La Ode Darwin dan Ali Basa juga dinilai dekat dengan masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, keduanya kerap hadir langsung di tengah warga, baik dalam suasana suka maupun duka. Mulai dari mendengar keluhan masyarakat hingga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak musibah dan bencana.
Meski demikian, pemerintah daerah menyadari masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu dibenahi, termasuk kondisi jalan di kawasan rumah sakit dan beberapa infrastruktur lainnya. Namun pembangunan disebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan serta skala prioritas daerah.
Saat ini, pembangunan Rumah Sakit Muna Barat juga terus didorong menuju rumah sakit modern melalui peningkatan fasilitas, pelayanan kesehatan, peralatan medis hingga penambahan tenaga dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas bagi masyarakat.
Pembangunan Muna Barat pada akhirnya tidak dapat berjalan hanya mengandalkan pemerintah semata. Dibutuhkan dukungan, persatuan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar cita-cita menjadikan Muna Barat sebagai “Liwu Mokesa” benar-benar dapat terwujud.(Dam)
