BOMBANA,KABENGGA.ID. – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Taubonto Tahun 2026, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, sukses merilis sebuah film dokumenter yang mengangkat sejarah Taubonto serta adat dan kebudayaan Moronene. Film dokumenter ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendokumentasikan, memperkenalkan, dan turut menjaga warisan sejarah serta kebudayaan lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Kordinator Desa ( kordes ) KKN kelurahan Taubonto saipul,mengucapakan Rasa syukur dan Terimakasih Banyak kepada lurah Taubonto, Bapk Kusman S.sos Dan Bapak Amir Halik serta seluruh masyarakat Kelurahan Taubonto yang telah membantu untuk menyukseskan merils Film Dokumenter tersebut.
Dalam proses penyusunan film dokumenter kelompok KKN Kelurahan Taubonto melibatkan salah satu pemerhati Budaya yaitu Bapak amir Halik sebagai informan utama. Melalui penuturan dan cerita yang disampaikan, Amir Halik mengajak masyarakat untuk kembali menelusuri jejak sejarah masa lalu Kelurahan Taubonto, termasuk perjalanan kehidupan masyarakat, nilai-nilai adat, serta berbagai tradisi yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Moronene.
Berbagai cerita dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun menjadi bagian penting dalam film dokumenter ini. Tidak hanya menghadirkan gambaran tentang masa lalu, dokumenter tersebut juga menjadi ruang refleksi mengenai pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman yang terus mengalami perubahan.
Kelompok KKN Kelurahan Taubonto 2026 berharap film dokumenter ini dapat menjadi salah satu media edukasi dan dokumentasi bagi masyarakat. Selain itu, karya tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk lebih mengenal, menghargai, serta berperan aktif dalam melestarikan adat dan kebudayaan Moronene.
Pelestarian kebudayaan bukan hanya menjadi tanggung jawab tokoh adat dan budayawan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Oleh karena itu, melalui film dokumenter ini, KKN Kelurahan Taubonto 2026 ingin menyampaikan pesan bahwa sejarah dan kebudayaan merupakan warisan berharga yang harus dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Dengan adanya dokumentasi sejarah dan kebudayaan ini, diharapkan jejak masa lalu masyarakat Taubonto dan nilai-nilai luhur adat Moronene tetap hidup serta terus dikenal oleh generasi-generasi berikutnya, Tutup Amir Halik.
Film dokumenter ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KKN tidak hanya hadir untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga dapat berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan kekayaan sejarah serta kebudayaan lokal.
“Menjaga sejarah berarti menghargai perjalanan, dan melestarikan budaya berarti menjaga identitas untuk masa depan.”/DR.
