Kendari— Dalam perjalanan panjang organisasi mahasiswa di Universitas Halu Oleo, nama Galang Ramadhan R.kembali muncul membawa harapan baru. Mantan Ketua DPM FIB itu kini maju sebagai Calon Ketua MPM UHO 2026–2027 dengan gagasan sederhana tetapi bermakna: “MPM Inklusif”.
Bagi Galang, MPM bukan sekadar lembaga tinggi kampus—melainkan rumah yang harus mampu merangkul setiap mahasiswa, apa pun fakultas dan latar belakangnya. Ia percaya bahwa suara yang kecil pun layak didengar, dan aspirasi yang sunyi pun berhak mendapat ruang.
Dalam beberapa kesempatan, Galang sering menceritakan bagaimana ia melihat mahasiswa dari berbagai fakultas memiliki persoalan yang berbeda, tetapi satu harapan yang sama: ingin didampingi dan diperhatikan. Dari sanalah ia menyusun tiga fokus kecil namun penting—pengawasan yang lebih rapi, reses yang benar-benar hadir di fakultas, dan transparansi anggaran yang dapat dipahami semua mahasiswa.
Galang juga menaruh perhatian besar pada peran Ketua Fraksi. Baginya, mereka adalah jembatan yang dapat menghubungkan setiap keluhan sederhana menjadi keputusan lembaga yang bijak.
Dengan pengalaman memimpin DPM FIB, ia merasa bertanggung jawab untuk meneruskan langkah yang lebih besar: menghadirkan MPM yang tenang, lembut dalam pendekatan, tetapi tetap teguh dalam memperjuangkan kepentingan mahasiswa.
“MPM harus menjadi tempat semua merasa pulang,” ujar Galang singkat.
Kini, lewat “MPM Inklusif”, ia mengajak seluruh mahasiswa UHO untuk membuka halaman baru bersama—halaman tentang kebersamaan, dialog, dan perubahan yang lahir secara santun.(redaksi).
