Bombana – Kabengga.id ll Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan proses rujukan pasien dari Pulau Kabaena menuju Rumbia dengan menggunakan fasilitas milik perusahaan swasta.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin, SE, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi akibat ambulans laut milik Pemerintah Kabupaten Bombana yang telah beroperasi sejak tahun 2022 mengalami kerusakan dan saat ini sedang menjalani proses docking.
“Situasi tersebut bukan karena kelalaian pemerintah daerah, tetapi disebabkan oleh ambulans laut yang sementara tidak dapat dioperasikan,” ujar Darwin dalam keterangannya, Selasa.
Sebagai langkah cepat dan konkret, lanjut Darwin, atas arahan langsung Bupati dan Wakil Bupati Bombana, pemerintah daerah mengambil kebijakan meminjam pakai speedboat milik Dinas Perhubungan untuk mendukung pelayanan rujukan pasien dari wilayah kepulauan.
Speedboat tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Kasipute menuju Pulau Kabaena dan disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan rujukan pasien ke rumah sakit di Rumbia maupun ke rumah sakit rujukan tingkat provinsi.
Darwin menegaskan bahwa seluruh layanan rujukan menggunakan speedboat tersebut tidak dipungut biaya. Biaya operasional, termasuk bahan bakar serta honor nakhoda dan anak buah kapal (ABK), telah dialokasikan dalam DPA Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana.
“Tidak dibenarkan adanya pungutan kepada masyarakat. Fasilitas ini murni untuk pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa ambulans laut milik daerah ditargetkan selesai proses docking dan kembali beroperasi pada Jumat pekan ini. Setelah itu, speedboat pinjaman dari Dinas Perhubungan akan dikembalikan.
Menurut Darwin, langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal, khususnya bagi masyarakat kepulauan, sekaligus menjawab keresahan publik akibat beredarnya video viral tersebut.(redaksi).
