Bombana – Kabengga.id ll Federasi Rakyat Indonesia (FRI) Komite Kabupaten Bombana sukses menyelenggarakan Pendidikan Dasar Politik (PDP) II pada 17–19 Oktober 2025. Kegiatan ini dibuka di Aula Kantor Desa Watukalangkari, Kecamatan Rumbia Tengah, dan dilanjutkan di Aula Kantor Desa Watumentade, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana.
Kegiatan pengkaderan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang mahasiswa, pemuda, dan masyarakat progresif. Tujuannya untuk memperkuat ideologi kerakyatan, menumbuhkan kesadaran politik kritis, serta mencetak kader-kader pejuang rakyat yang siap berjuang untuk keadilan sosial di Bombana.
Ketua Panitia Pelaksana, Maikel Andrestein G, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen FRI Bombana dalam mencetak generasi penerus perjuangan rakyat.
“Pendidikan Dasar Politik II ini bukan sekadar pelatihan, tetapi ruang pembentukan karakter, ideologi, dan kesadaran kelas. Kami ingin melahirkan kader-kader yang berpihak pada rakyat, berani bersuara, dan siap melawan segala bentuk penindasan,” ungkap Maikel.
Sementara itu, Ketua Umum Federasi Rakyat Indonesia Komite Kabupaten Bombana, Juz Wiwing, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat barisan perjuangan rakyat di tingkat daerah.
“PDP II ini adalah langkah konkret dalam membangun kesadaran politik rakyat dan memperkuat organisasi di basis-basis desa. FRI Bombana akan terus berada di garis depan memperjuangkan hak-hak rakyat, termasuk dalam menghadapi persoalan tambang ilegal, ketimpangan sosial, dan ketidakadilan ekonomi yang masih terjadi di Bombana,” tegas Juz Wiwing.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi seperti Analisa Sosial, Ideologi Gerakan Rakyat, Sejarah Gerakan Mahasiswa, Strategi dan Taktik Perjuangan Rakyat, serta Etika Organisasi. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme, disertai diskusi, refleksi, serta latihan kepemimpinan yang menggugah kesadaran kolektif peserta.
Sebagai penutup, FRI Bombana menegaskan bahwa pengkaderan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang membangun kekuatan rakyat yang sadar, kritis, dan terorganisir di Kabupaten Bombana.(redaksi).
