KENDARI – Seorang pria berinisial SS resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan persetubuhan terhadap seorang siswi SMA berusia 16 tahun di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penanganan perkara ini dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan bahwa SS telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
“Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari telah melakukan penangkapan terhadap tersangka,” ujar Welliwanto dalam keterangan resminya, Sabtu (14/2/2026).
Kronologi Dugaan Peristiwa
Peristiwa tersebut bermula pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Korban diketahui meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya dan menuju indekos seorang teman wanitanya.
Di lokasi tersebut, tersangka diduga mengajak korban melakukan hubungan badan. Dugaan itu mengemuka setelah orang tua korban melakukan pencarian dan akhirnya menemukan anaknya.
Saat dimintai keterangan oleh keluarga, korban mengakui telah berhubungan dengan SS. Orang tua korban kemudian membawa SS ke Mapolresta Kendari untuk diproses secara hukum.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan gelar perkara, penyidik menyatakan telah mengantongi bukti permulaan yang cukup sehingga menetapkan SS sebagai tersangka dan melakukan penahanan.
Proses Hukum Berjalan
Kasus ini kini ditangani secara khusus oleh Unit PPA mengingat korban masih di bawah umur. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya unsur pidana sesuai ketentuan perlindungan anak yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka serta mengumpulkan alat bukti tambahan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak di bawah umur serta segera melapor apabila mengetahui atau mengalami dugaan tindak kekerasan seksual./RD.
Catatan Redaksi:
Identitas lengkap korban tidak dipublikasikan guna melindungi privasi dan masa depannya sesuai prinsip perlindungan anak dan kode etik jurnalistik.
