Kendari – Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan anggaran Rp50 juta per rumah untuk pembangunan kampung nelayan merah putih.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan program tersebut merupakan kolaborasi dari Pemprov Sultra bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI).
“Ini sebagai bagian dari program prioritas nasional Bapak Presiden Prabowo Subianto di sektor kelautan dan perikanan,” kata Andi Sumangerukka.
Dia menyebutkan bahwa alokasi anggaran untuk pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut juga dilakukan untuk memberikan penguatan ekonomi terhadap nelayan kecil yang ada di Sultra.
Dijelaskan selain bantuan Rp50 juta, Pemprov Sultra juga akan menyediakan fasilitas bagi para keluarga nelayan.
“Bukan hanya rumah, tapi kita juga siapkan sekolah untuk anak-anak nelayan. Jadi, ekosistemnya kita bangun dari hulu sampai hilir,” jelasnya.
Kepala PPS Kendari Asep Saepulloh mengatakan bahwa saat ini terdapat enam daerah di Sultra yang diprioritaskan untuk pembangunan kampung nelayan, yaitu Kabupaten Muna, Buton Utara, Buton Selatan, Konawe, Kolaka, dan Kabupaten Bombana.
Dia menyampaikan kampung nelayan tersebut dialokasikan oleh KKP RI untuk pembangunan sarana dan prasarana nelayan sebesar Rp22 miliar.
“Setiap kampung nelayan merah putih akan dilengkapi dengan pabrik es, cold storage, Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN), tempat pendaratan ikan, serta unit pengolahan hasil laut,” ucap Asep Saepulloh (redaksi)
