KENDARI ,KABENGGA.ID.– Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) resmi meluncurkan inovasi pelayanan publik bertajuk SIMPUL (SIM Masuk Pulau), sebuah program yang dirancang untuk mempermudah masyarakat di wilayah kepulauan dalam mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota.

Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., di sela rangkaian kegiatan Bhayangkara Sultra Run 2026 dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Tugu Religi Eks MTQ Kendari, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, unsur Forkopimda Sultra, jajaran Pejabat Utama Polda Sultra, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Hugua mengapresiasi hadirnya layanan SIMPUL yang dinilai menjawab kebutuhan masyarakat kepulauan. Sebagai putra daerah Wakatobi, ia mengaku memahami berbagai kendala yang selama ini dihadapi warga dalam mengakses layanan publik.

“Sebagai orang Wakatobi, saya sangat mengapresiasi peluncuran layanan SIM di pulau-pulau ini. Semoga di Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sultra semakin jaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga berharap kegiatan seperti Bhayangkara Run mampu mendorong perkembangan sport tourism di Sulawesi Tenggara,” ujar Hugua.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa SIMPUL merupakan inovasi yang bertujuan memangkas hambatan jarak, waktu, serta tingginya biaya transportasi laut yang selama ini menjadi beban masyarakat kepulauan.

“Program SIM Masuk Pulau bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus SIM tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk akomodasi dan transportasi menuju kota. Pelayanan kami hadir lebih dekat agar seluruh masyarakat memperoleh akses yang setara,” kata Argowiyono.

Pada tahap awal, layanan SIMPUL telah diterapkan di tiga wilayah, yakni Kabupaten Konawe Kepulauan (Pulau Wawonii), Kabupaten Buton Tengah, dan Pulau Kabaena. Polda Sultra menyatakan akan terus melakukan evaluasi agar cakupan layanan dapat diperluas ke pulau-pulau lainnya di Sulawesi Tenggara.

Kehadiran program ini disambut antusias masyarakat. Kalvin (35), warga Pulau Wawonii, mengaku bersyukur karena untuk pertama kalinya masyarakat Konawe Kepulauan dapat mengurus SIM di daerah sendiri.

“Sudah 13 tahun sejak Konawe Kepulauan mekar menjadi kabupaten, baru kali ini kami bisa mengurus SIM di pulau sendiri. Biasanya kami harus menyeberang kapal ke Kendari. Ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Syahrun, warga Wawonii yang mengikuti peluncuran melalui aplikasi Zoom. Ia mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan baru tersebut.

“Terima kasih Bapak Kapolda. Sekarang masyarakat Wawonii sudah bisa mengurus SIM di daerah sendiri. Saat ini sudah ada sekitar 800 orang yang mengajukan permohonan SIM di Wawonii,” ungkap Syahrun.

Melalui inovasi SIMPUL, Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 bertema “Polri untuk Masyarakat.”(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *