KONAWE – Aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di kawasan industri Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menjadi sorotan. Kali ini, aksi nekat para pelaku terekam kamera dan videonya beredar luas di media sosial, Senin (9/3/2026).
Video tersebut direkam oleh salah seorang pekerja di kawasan pabrik PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS). Dalam rekaman itu, terlihat sedikitnya tiga orang terduga pelaku tengah melakukan pencurian solar dari satu unit alat berat jenis excavator yang berada di area jetty PMS Morosi.
Para pelaku tampak leluasa menguras isi tangki alat berat tersebut menggunakan jerigen. Dari rekaman video, terlihat sedikitnya empat jerigen berkapasitas sekitar 35 liter berhasil diisi solar dan dikeluarkan dari lokasi.
Tak hanya itu, di lokasi lain yang masih berada di area yang sama, dua orang pelaku juga terlihat sedang menguras bahan bakar dari tangki excavator lainnya.
Ketika aksi tersebut dipergoki dan mendapat teguran, para pelaku justru menunjukkan sikap agresif. Salah satu di antaranya bahkan mengeluarkan senjata tajam jenis samurai dan mencoba melakukan perlawanan terhadap warga yang mencoba menghentikan aksi mereka.
Perekam video menyebutkan bahwa praktik pencurian solar di kawasan jetty PMS Morosi diduga bukan pertama kali terjadi. Aksi serupa disebut kerap berulang, bahkan para pelaku tidak segan melukai siapa saja yang mencoba menghalangi mereka.
Peristiwa ini pun memicu kekhawatiran di kalangan pekerja di kawasan industri Morosi, mengingat keberanian para pelaku yang nekat membawa senjata tajam saat beraksi.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak perusahaan terkait serta pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bondoala mengenai peristiwa tersebut.**
