KABENGGA.ID. — Manchester United gagal membawa pulang kemenangan dari markas Fulham. Setan Merah harus puas bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Liga Utama Inggris di Craven Cottage, London, Minggu (20/9/2026).
United sempat berada dalam tekanan setelah pertandingan berjalan ketat hingga memasuki menit-menit akhir. Namun, Matheus Cunha muncul sebagai penyelamat setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89, sekaligus menghindarkan Manchester United dari kekalahan di kandang Fulham.
Laga yang dimulai pukul 17.30 waktu setempat itu berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim tampil hati-hati dan sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih di babak pertama. Fulham bahkan baru menerima kartu kuning pertama menjelang turun minum setelah Josh King diganjar kartu pada menit ke-45.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Timothy Castagne menjadi pemain Fulham berikutnya yang menerima kartu kuning pada menit ke-50. Kebuntuan permainan membuat kedua tim mulai melakukan perubahan komposisi untuk mencari momentum.
Fulham memasukkan sejumlah pemain, termasuk Kevin, César Palacios, Hugo Larsson, Rodrigo Muniz, dan Joachim Andersen. Manchester United merespons dengan menurunkan Joshua Zirkzee, Mason Mount, dan Patrick Dorgu untuk meningkatkan tekanan di lini depan.
Pertandingan semakin menegangkan menjelang akhir laga. Fulham kembali mendapat kartu kuning melalui Rodrigo Muniz pada menit ke-85. Di tengah tekanan tersebut, Manchester United akhirnya menemukan celah.
Pada menit ke-89, Matheus Cunha mencetak gol penyeimbang yang mengubah kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi United yang berusaha menghindari kekalahan.
Hingga wasit meniup peluit panjang pada menit 90+4, tidak ada gol tambahan. Skor 1-1 pun bertahan dan kedua tim harus berbagi satu poin.
Menariknya, statistik pertandingan menunjukkan Manchester United lebih dominan dalam penguasaan bola dan distribusi permainan. United mencatat 56 persen penguasaan bola, 563 operan dengan akurasi 91 persen, serta melepaskan 25 tembakan. Fulham mencatat 44 persen penguasaan bola, 418 operan dengan akurasi 88 persen dan 12 tembakan.
Namun, dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi kemenangan. Dari 25 tembakan United, hanya tujuh yang mengarah ke gawang, sementara Fulham menghasilkan enam tembakan tepat sasaran dari total 12 percobaan.
Hasil imbang ini memperlihatkan bagaimana pertandingan tetap bisa berubah pada menit-menit terakhir. Cunha menjadi sosok penting bagi Manchester United, sementara Fulham harus menerima hasil imbang setelah sempat berada di ambang kemenangan.
STATISTIK UTAMA
- Fulham: 12 tembakan | 6 tepat sasaran
- Manchester United: 25 tembakan | 7 tepat sasaran
- Penguasaan bola: Fulham 44% — Manchester United 56%
- Operan: Fulham 418 — Manchester United 563
- Akurasi operan: Fulham 88% — Manchester United 91%
- Pelanggaran: Fulham 9 — Manchester United 5
- Kartu kuning: Fulham 3 — Manchester United 0
- Kartu merah: 0 — 0
- Offside: Fulham 1 — Manchester United 2
- Tendangan sudut: Fulham 3
Satu gol pada menit ke-89 mengubah akhir cerita. Manchester United pulang dari Craven Cottage dengan satu poin.(**).
