BALI ,KABENGGA.ID. — Satu lagi Dosen Universitas Halu Oleo Kendari meraih prestasi gemilang dalam ajang bergengsi konferensi ilmiah tahunan tingkat nasional. Beliau adalah Bapak La Ode Agus Salim Mando, S.Hut., M.Sc., yang merupakan salah satu Dosen pada Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan.
Karya beliau dinobatkan sebagai Best Paper (Artikel Terbaik) dalam Konferensi Nasional Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (KNPPM) ke-4 Tahun 2026.
KNPPM ke-4 merupakan pertemuan akbar para Dosen, Mahasiswa, dan Peneliti yang akan menyampaikan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat pada masing-masing perguruan tinggi.
Ajang nasional tahun ini diselenggarakan di Kampus Universitas Warmadewa, Denpasar Timur, Bali, yang dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi empat perguruan tinggi, yaitu Universitas Warmadewa sebagai tuan rumah, Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai inisiator kegiatan, Institut Teknologi dan Bisnis Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (ITB STIKOM) Bali sebagai anggota kolaborasi, dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali sebagai anggota kolaborasi.
KNPPM ke-4 tahun 2026 mengangkat tema “Strategi Pengembangan Inklusif Untuk Pengelolaan Desa Mandiri”.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, terhitung mulai tanggal 10 sampai 11 September 2026, dan terlaksana secara hybrid, yakni secara luring dan daring.
Pada hari pertama, kegiatan dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Warmadewa, Bapak Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P.
Adapun yang bertindak sebagai keynote speech adalah Bapak Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, dengan judul materi “Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Komunitas dan Desa Mandiri yang Inklusif”.
Setelah pembukaan acara, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel sesi pertama yang mengambil topik “Strategi Pengembangan dan Manajemen Perubahan untuk Desa Mandiri yang Inklusif”.
Diskusi tersebut menghadirkan para pemateri tingkat nasional, yaitu Prof. apt. I Ketut Andyana, M.Si., Ph.D., Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dirjen Riset dan Pengembangan dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; Dr. Djarot Heru Santoso, M.Hum., Sekretaris Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM; serta Dr. Yani Rahmawati, ST., MT., Editor In Chief JPKM UGM.
Sesi pertama ini dimoderatori oleh Prof. Dr. dr. Dewa Ayu Putri Sri Masyeni, Sp.PD-KPTI., FINASIM, Wakil Rektor Akademik, Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa.
Diskusi panel sesi pertama menyoroti pentingnya pembangunan desa yang mandiri dan inklusif, yang merupakan salah satu agenda strategis nasional, karena di banyak wilayah masih terdapat kesenjangan struktural, seperti akses terhadap ekonomi, infrastruktur, dan layanan publik.
Diperlukan strategi pengembangan yang mampu menjembatani ketertinggalan dan memastikan bahwa proses perubahan tidak bersifat eksklusif.
Selanjutnya, diskusi panel sesi ke-2 mengangkat topik “Strategi Pengembangan Inklusif untuk Kesejahteraan Desa Mandiri”.
Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Prof. Ir. Nizam, DIC., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., Dosen Fakultas Teknik UGM; Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si., Dosen Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Universitas Warmadewa; serta Dr. Pande Made Kutanegara, M.Si., Fakultas Ilmu Budaya UGM.
Diskusi tersebut dipandu oleh Dr. Yani Rahmawati, ST., MT., Editor In Chief JPKM UGM.
Diskusi sesi ini menyoroti pentingnya pengembangan desa yang mandiri dan berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi lokal sekaligus pengelolaan sumber daya yang ramah lingkungan secara inklusif.
Setelah berakhirnya seluruh kegiatan sesi diskusi panel hari pertama, sesuai dengan rundown acara, dilanjutkan dengan pengumuman makalah terbaik atau Best Paper oleh panitia konferensi.
Menurut Pak La Ode, saat dihubungi pihak wartawan Berita Kota Kendari, saat itu beliau sementara duduk santai mengikuti jalannya acara penutupan hari pertama.
Ketika diumumkan nama peraih penghargaan beserta judul artikelnya, beliau mengaku merasa tidak percaya atas pencapaian tersebut.
«“Serasa saya tidak percaya atau lagi bermimpi,” tutur La Ode.»
Masih menurut Pak La Ode, paper yang ditulisnya berhasil mengungguli 92 artikel dari 31 perguruan tinggi se-Indonesia.
«“Saya terharu dan merasa bersyukur kepada Allah SWT atas anugerah yang begitu besar di tahun 2026. Bahkan ketika naik ke atas podium utama serasa saya tak menginjakkan kaki. Begitu menerima penghargaan dan berbagai hadiah serasa mau menangis, tapi malu juga di hadapan ratusan mata memandang di Gedung Aula Kampus Warmadewa,” tutur La Ode.»
Ia mengaku pencapaian tersebut merupakan sesuatu yang luar biasa pada tahun ini dan tidak pernah menyangka akan mendapatkan penghargaan setinggi itu.
«“Memang saya sadari sebelum mengikuti konferensi ini, saya mempersiapkan makalah dalam waktu yang tidak singkat dan penuh kehati-hatian, mulai dari melaksanakan kegiatan pengabdian dan sekaligus penelitian, mengolah data, dan menyusun artikel mengikuti standar jurnal peringkat Sinta 2.”»
«“Alhamdulillah energi, pikiran, dan waktu yang saya curahkan tidak sia-sia, terbayar sudah. Terima kasih ya Allah….”»
Pada hari kedua, seluruh peserta melaksanakan presentasi oral, baik secara luring maupun daring.
Pada hari kedua tersebut, Pak La Ode belum berhasil memperoleh penghargaan sebagai Best Presenter (Penyaji Terbaik).
Akan tetapi, Pak La Ode tidak berkecil hati karena sebelumnya, pada tahun 2020, beliau pernah meraih Presenter Favorit pada ajang seminar hasil-hasil penelitian tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Beliau tetap merasa bangga dan bersyukur telah hadir dalam ajang akbar tersebut, karena pada hari pertama banyak menerima ilmu dari para narasumber level nasional dan bisa bertemu serta bersapa dengan teman-teman yang luar biasa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia.
«“Semoga tahun depan (2027) bisa mengikuti lagi kegiatan serupa pada acara KNPPM ke-5. Aamiin… yaa robbal ‘alamin.”»
Prestasi Best Paper KNPPM ke-4 Tahun 2026 tersebut menjadi salah satu pencapaian membanggakan bagi La Ode Agus Salim Mando sekaligus menambah deretan kontribusi akademisi Universitas Halu Oleo dalam forum ilmiah tingkat nasional..(redaksi).
