Kendari –  Polri telah merampungkan pembangunan 17 jembatan perintis dengan 2 jembatan utama bernama “Dhira Brata” yang berlokasi di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Peresmian jembatan dilakukan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, sebagai wujud percepatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses transportasi lebih baik maupun daerah dengan tingkat kerawanan tertentu.

“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” kata Dedi dalam keteranganya, dikutip Rabu (22/4/)

Dedi menegaskan, pembangunan jembatan perintis ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia.

“Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Oleh karena itu, kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” tegas Dedi.

Adapun jembatan perintis turut membuka akses wilayah, mempercepat konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan proyeksi dapay melayani kurang lebih 1.200 Kepala Keluarga (KK) atau ribuan jiwa, serta menghubungkan lebih dari 9 desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.
Pembangunan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat dengan semangat gotong royong, serta dukungan konsultasi konstruksi profesional guna memastikan keamanan dan keberlanjutan infrastruktur. Berikut Detail dari spesifikasi jembatan Dhira Brata;

  1. Jembatan Dhira Brata Lokasi: Desa Sabilambo, Kab. Kolaka
  • Jenis: Jembatan gantung asimetris
  • Panjang bentang utama: 30 meter
  • Lebar: 1,2 meter
  • Kapasitas beban hingga 1,5 ton
  • Diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor
  1. Jembatan Dhira Brata 2
  • Lokasi: Desa Silui, Kec. Ueesi, Kab. Kolaka Timur
  • Panjang 30 meter dan lebar 3 meter
  • Tinggi jembatan dari permukaan air 3 meter
  • Jumlah KK di Desa Silui sebanyak 120 KK
  • Menghubungkan Desa Silui dengan Desa Konawendepiha serta 8 desa lainnya dengan total ±1.100 KK
    Di samping pembangunan 2 jembatan di Kolaka dan Kolaka Timur, terdapat 15 titik jembatan yang telah dipetakan oleh Polres jajaran untuk dilakukan pembangunan dan perbaikan, yaitu:
  1. Polres Konsel: 1 titik (Desa Amohola, Kec. Moramo)
  2. Polres Butur: 2 titik (Desa Kotawo & Desa Marga Karya, Kec. Kulisusu Barat)
  3. Polres Bombana: 1 titik (Desa Tampabulu, Kec. Poleang Utara)
  4. Polres Konut
  5. Polres Kolut: (Kec. Tiwu)
  6. Polres Muna: 2 titik (Desa Kusambi, Kec. Kusambi, Kab. Muna Barat & Desa Bone-Bone, Kec. Batukara, Kab. Muna)
  7. Polres Koltim: 1 titik (Desa Woikondo, Kec. Loea)
  8. Polres Konawe: 1 titik (Desa Lambukoni, Kec. Wonggeduku)
  9. Polres Buteng: 1 titik (Desa Gundu, Kec. Mawasangka Tengah)
  10. Polres Buton: 3 titik (Desa Sumber Sari & Desa Bonelalo, Kecamatan Lasalimu (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *