Kendari,Kabengga.Id – Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Maginti kembali menuai sorotan dari kalangan mahasiswa Pulau Maginti. Dion, salah satu mahasiswa setempat, menyampaikan keprihatinannya terhadap ruas jalan yang menghubungkan Pajala hingga Abadi Jaya yang kini berada dalam kondisi memprihatinkan dan jauh dari kata layak.
Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilalui oleh aparat pemerintah desa dari wilayah kepulauan dan sekitarnya menuju pusat pemerintahan kabupaten untuk mengurus berbagai kebutuhan administratif.
Menurut Dion, kerusakan jalan ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kondisi jalan yang berlubang, berlumpur, dan sulit dilalui tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga memperlambat pelayanan publik yang seharusnya berjalan cepat dan efisien. Situasi ini dinilai semakin mempertegas ketimpangan pembangunan antara wilayah kepulauan dan daratan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembiaran terhadap kondisi tersebut menunjukkan kurangnya komitmen pemerintah kabupaten dalam menjamin aksesibilitas yang layak bagi masyarakat di daerah terpencil. Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai seharusnya menjadi prioritas utama karena berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan layanan pemerintahan.
Melalui pernyataan sikapnya, Dion mendesak pemerintah kabupaten agar segera mengambil langkah konkret dan tidak lagi menunda perbaikan jalan tersebut. Ia menuntut adanya perhatian serius, perencanaan yang jelas, serta realisasi anggaran yang tepat sasaran agar akses jalan Pajala–Abadi Jaya dapat digunakan secara aman dan layak oleh masyarakat.
Ia juga mengingatkan, jika kondisi ini terus diabaikan, bukan hanya aktivitas pemerintahan desa yang terganggu, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah akan semakin menurun. Dion menegaskan, sudah saatnya pemerintah kabupaten hadir dan membuktikan keberpihakannya terhadap wilayah kepulauan yang selama ini terkesan terpinggirkan.(redaksi).
