Kolaka – Tim Elang Anti Bandit Satreskrim Polres Kolaka akhirnya memutus rantai aksi komplotan pencuri sepeda motor yang selama ini meresahkan warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Operasi senyap yang digelar sejak dini hari, Senin (30/3/2026), berujung pada penangkapan lima orang pelaku di lokasi berbeda—mengungkap jaringan dengan peran yang tersusun rapi.

Kelima pelaku yang diamankan masing-masing berinisial WD (25), satu-satunya perempuan dalam komplotan, serta empat pria yakni MO (40), A (21), MA (18), dan AS (19). Mereka tak berkutik saat satu per satu diringkus dalam rentang waktu yang nyaris tanpa jeda.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap MA di Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, sekitar pukul 01.20 Wita. Hanya berselang satu jam, polisi kembali menyergap A di Kelurahan Dawidawi, Kecamatan Pomalaa, sekitar pukul 02.30 Wita. Di waktu yang hampir bersamaan, dua pelaku lain, AS dan WD, turut dibekuk di Lamokato.

Perburuan berlanjut hingga pagi. Sekitar pukul 06.35 Wita, MO—yang diduga berperan penting dalam “menghilangkan jejak” barang curian—ikut diseret aparat di lokasi yang sama. Dengan demikian, seluruh anggota komplotan berhasil dilumpuhkan dalam satu rangkaian operasi cepat.

Kasi Humas Polres Kolaka, AKP Dwi Arif, mengungkapkan bahwa tiga pelaku, yakni MA, A, dan AS, berperan sebagai eksekutor lapangan yang langsung menggondol kendaraan milik korban. Sementara MO bertugas mengubah tampilan fisik motor hasil curian agar sulit dikenali, dan WD ikut mendampingi saat aksi berlangsung.

“Dari keterangan awal, mereka mengakui telah berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kolaka,” ungkap Arif.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa empat unit sepeda motor dari sejumlah lokasi berbeda. Dua di antaranya—Honda CRF dan Honda Genio—dicuri dari kawasan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Pomalaa.

Sementara itu, satu unit Honda CRF lainnya ditemukan dari hasil pencurian di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada. Adapun satu unit Yamaha M3 diamankan dari lokasi berbeda, yakni di Jalan Pemuda, Kelurahan Balandete, Kecamatan Kolaka.

Terbongkarnya komplotan ini menjadi sinyal tegas bahwa aksi kriminal jalanan tak lagi leluasa. Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain serta lokasi tambahan yang pernah menjadi sasaran para pelaku.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *