KENDARI — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar kegiatan Kerja Bakti Youth City Changers (YCC) di Taman Kali Kadia, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita itu menjadi ruang kolaborasi lintas generasi dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan dan kenyamanan kota.
Hadir mewakili Wakil Wali Kota Kendari, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Alda Kesultan Lapae, yang turut memberi semangat kepada para peserta. Kerja bakti ini melibatkan unsur pemuda, mahasiswa, organisasi kepemudaan, Karang Taruna, BEM, OSIS, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Alda menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak semata diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur, melainkan dari karakter serta kepedulian warganya—terutama generasi muda sebagai agen perubahan.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kota,” ujarnya.
Ia menekankan, pelibatan pemuda dalam setiap proses pembangunan merupakan investasi sosial jangka panjang. Kota yang bersih dan tertata, menurutnya, adalah fondasi bagi terciptanya lingkungan yang sehat, layak huni, serta berdaya saing.
Kegiatan Youth City Changers juga menjadi bagian dari implementasi Gerakan Bersih Nasional yang mendapat perhatian pemerintah pusat. Melalui gerakan ini, semangat gotong royong kembali dihidupkan sebagai identitas dan kekuatan sosial masyarakat.
“Kalau hari ini generasi mudanya lemah dan tidak peduli, mau dibawa ke mana kota ini ke depan? Karena itu, setiap momentum pembangunan harus melibatkan pemuda sebagai pelopor perubahan,” tegasnya.
“
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Jangan sampai pemerintah kerja bakti, sementara masyarakat hanya menonton. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kalau lingkungannya bersih, masyarakatnya pasti merasa nyaman,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kendari berharap semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan tidak berhenti pada satu momentum, melainkan tumbuh menjadi budaya bersama. Sebab kota yang maju lahir dari warga yang peduli—dan perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
