MUNA BARAT,KABENGGA.ID.(22 September 2016).– Warga Desa Labokolo, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, dikejutkan dengan insiden serangan buaya terhadap seorang warga yang sedang mencari kepiting di kawasan Muara Labokolo, Senin (21/9/2026) sore.
Korban diketahui bernama Muhammad Safari, warga Desa Labokolo. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WITA ketika korban sedang melakukan aktivitas mencari kepiting di sekitar kawasan muara.
Saat tengah beraktivitas, Muhammad Safari tiba-tiba diserang oleh seekor buaya yang berada di sekitar kawasan perairan tersebut. Serangan itu menyebabkan korban mengalami luka pada bagian dada dan punggung.
Meski sempat menjadi sasaran serangan buaya, korban berhasil menyelamatkan diri dan kemudian mendapatkan pertolongan.
Kepala Desa Labokolo, Sumarno, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, warga kami diserang buaya saat mencari kepiting di muara. Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WITA,” ujar Sumarno.
Ia membenarkan bahwa korban bernama Muhammad Safari dan mengalami luka pada bagian dada serta punggung akibat serangan buaya tersebut.
Sumarno mengimbau masyarakat, khususnya warga yang biasa mencari kepiting maupun hasil perairan lainnya, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan muara.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di muara. Kalau melihat adanya buaya, sebaiknya segera menjauh dan jangan mengambil risiko,” ujarnya.
Kejadian yang dialami Muhammad Safari tersebut menjadi perhatian masyarakat Desa Labokolo. Pasalnya, kawasan muara selama ini menjadi salah satu lokasi warga melakukan aktivitas mencari kepiting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah desa diharapkan dapat berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan terhadap keberadaan buaya di sekitar Muara Labokolo. Upaya tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya serangan terhadap warga lainnya.
Masyarakat yang hendak beraktivitas di kawasan muara juga diimbau untuk tidak lengah, memperhatikan kondisi sekitar, serta menghindari lokasi apabila melihat adanya tanda-tanda keberadaan buaya.
Keselamatan warga diharapkan menjadi perhatian utama, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan perairan yang berpotensi menjadi habitat buaya.(redaksi).
