Kendari – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut telah menyerap anggaran sebesar Rp725 miliar dengan melayani 667 ribu penerima manfaat per 1 Mei 2026.

Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Sultra Iman Widhiyanto di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa dukungan anggaran ratusan miliar tersebut telah menjangkau setidaknya 667.305 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik, balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga tenaga kependidikan di 17 kabupaten/kota.

“Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah melalui keterlibatan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal,” kata Iman Widhiyanto.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan data yang diperoleh, hingga saat ini pelaksanaan Program MBG itu didukung oleh 273 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan konsentrasi terbesar berada di Kota Kendari yang melayani lebih dari 102 ribu penerima.

“Selain dampak kesehatan, program ini juga berkontribusi pada penyediaan lapangan kerja dengan menyerap sekitar 12.600 tenaga kerja,” ujarnya.

Iman Widhiyanto mengungkapkan bahwa dalam implementasinya, pemerintah menjalin kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari TNI dan Polri untuk memastikan distribusi layanan menjangkau seluruh wilayah Sultra sejak April 2026.

Meski menunjukkan capaian signifikan, Kanwil DJPb Sultra tetap memberikan perhatian pada sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga bahan baku di pasar serta perluasan layanan ke daerah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis tersendiri.

“Ke depan, kebijakan program akan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan dan penguatan keberlanjutan melalui keterlibatan UMKM lokal, guna memberikan efek pengganda bagi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara,” tambah Iman Widhiyanto. (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *