KENDARI — Pemerintah Kota Kendari menunjukkan komitmen serius dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan mendukung agenda strategis nasional. Bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot Kendari mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, Selasa (27/1/2026).

Rakor yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting itu berlangsung di Ruang Rapat Sekda Balai Kota Kendari dan diikuti seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat–daerah dalam menekan laju inflasi sekaligus mempercepat realisasi program perumahan rakyat.

Dari Kendari, jajaran perangkat daerah yang tergabung dalam TPID hadir mengikuti arahan strategis pemerintah pusat. Fokus utama diarahkan pada pengendalian harga kebutuhan pokok serta percepatan dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas nasional pemerintahan saat ini.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa kepala daerah tidak boleh sekadar menunggu gejolak harga, tetapi harus proaktif turun ke lapangan. Ia meminta pemerintah daerah rutin memantau perkembangan harga bahan pokok, memastikan kelancaran distribusi, dan menjaga ketersediaan pasokan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Pengendalian inflasi bukan sekadar angka statistik, tetapi soal keberpihakan pada rakyat. Pemerintah daerah harus cepat, responsif, dan konkret,” tegas Tito.

Selain isu inflasi, rakor ini juga menyoroti evaluasi pelaksanaan Program 3 Juta Rumah. Pemerintah daerah diminta memberi dukungan penuh melalui penyediaan data yang akurat, percepatan proses perizinan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor demi memenuhi kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Dalam forum tersebut turut dipaparkan kondisi inflasi nasional per Desember 2025. Inflasi tahunan (year on year) tercatat sebesar 2,92 persen, yakni perbandingan Desember 2025 terhadap Desember 2024. Sementara inflasi bulanan (month to month) berada di angka 0,04 persen—menunjukkan tren stabil yang perlu terus dijaga melalui kerja nyata di daerah.

Dengan mengikuti rakor ini, Pemkot Kendari menegaskan kesiapan untuk menjadi garda depan pengendalian inflasi sekaligus mitra aktif pemerintah pusat dalam mewujudkan hunian layak bagi rakyat. Langkah ini diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat serta penguatan fondasi ekonomi daerah ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *