Bombana — Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut kedatangan 517 prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 919/Sangia Dowo dalam sebuah kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bombana, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Minggu (15/3/2026).

Ratusan prajurit tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Yonif TP 919/Sangia Dowo, Mayor Inf Tendry Aryo Baskoro. Kedatangan mereka disambut oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., didampingi Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Arm Mulyadi, S.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah pejabat daerah, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh prajurit Yonif TP 919/Sangia Dowo yang akan bertugas di wilayah Kabupaten Bombana. Ia menyebut kehadiran para prajurit tersebut sebagai kebanggaan sekaligus kehormatan bagi daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bombana, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh prajurit Batalyon Infanteri TP 919/Sangia Dowo. Kehadiran saudara-saudara sekalian merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi daerah kami,” ujarnya.

Burhanuddin menegaskan, keberadaan TNI di tengah masyarakat tidak hanya berperan dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara. Lebih dari itu, TNI juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

“Kami meyakini bahwa keberadaan satuan TNI di tengah masyarakat tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah, memperkuat persatuan, serta membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan,” katanya.

Menurutnya, Kabupaten Bombana merupakan daerah yang terus berkembang sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga kondusivitas wilayah. Kehadiran Yonif TP 919/Sangia Dowo diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami berharap kehadiran Batalyon TP 919/Sangia Dowo dapat semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Bombana,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa prajurit Yonif TP 919/Sangia Dowo merupakan prajurit pilihan yang memiliki disiplin tinggi, semangat pengabdian, serta komitmen kuat dalam menjalankan tugas negara.

“Nilai-nilai tersebut tentu akan menjadi teladan bagi masyarakat serta generasi muda di Kabupaten Bombana,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Yonif TP 919/Sangia Dowo, Mayor Inf Tendry Aryo Baskoro, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana dan masyarakat setempat.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Bombana yang telah menyambut kami dengan sangat baik dan penuh kehangatan,” ungkapnya.

Perwira menengah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2012 itu juga menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI di Bombana tidak hanya untuk menjalankan tugas negara, tetapi juga untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Ke depan kita bersama-sama membangun Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Untuk sementara waktu, marshaling area atau markas sementara Yonif TP 919/Sangia Dowo ditempatkan di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Desa Laea, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana. Lokasi tersebut akan digunakan hingga pembangunan markas permanen mereka rampung dibangun di Padang Pajjongang, Desa Waemputteng.

(SBU/Pendim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *