Polman – Proses pemagaran lahan milik Hajja Sumrah seluas 6.881 meterbujursangkar yang terletak di belakang pasar sentral Pekkabata jalan Makkajarrah, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali. Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) berjalan lancara tanpa ada hambatan yang berarti.

Aksi pemasangan pagar yang dimulai Kamis (30/10) pukul 12.30 wita sempat mendapat perlawanan dari salah seorang ibu penjual ayam potong yang ternyata anak Baco Commo, oknum yang menyerobot lahan tersebut.
Aksi dorong antara anak Bacco Commo dengan sejumlah massa yang memasang pagar berlangsung singkat hingga ibu tersebut mundur.
Sayangnya proses pemagaran kembali terusik setelah anak Bacco Commo kembali memprovokasi massa Hj Sumrah dengan merusak pagar yang telah dipasang.
Sayangnya polisi yang melihat aksi pengrusakan tidak melakukan aksi pencegahan.
Akibatnya massa yang mulai jengkel kepada ibu kembali mendorong dan meneriaki polisi agar menahan ibu yang merusak pagar. Setelah itu polisi kemudian menahan ibu tersebut .
Salah seorang warga yang memperbaiki pagar mengaku bernama Jack menyesalkan aparat polisi yang tidak mencegah anak Bacco Commo merusak pagar. Padahal kejadian tersebut terjadi didepan aparat.
“Kata pak kapolres kalau ada yang merusak akan menindak, tapi kenyataanya ibu itu merusak pagar di depan aparat polisi,” jelasnya.
Sampai malam pihak Hj Sumrah masih melakukan patroli di kawasan lahan tersebut.
Bahkan untuk memudahkan monitoring dan memastikan keamanan pagar telah disiapkan posko untuk mengawasi keamanan pagar sekaligus memberikan dukungan pada tahapan pengosongan lahan di November 2024.
Yusril, SH salah seorang penasehat hukum Hj Sumrah, menyesalkan pengrusakan pagar oleh anak Bacco Commo.
“Kami akan laporkan pihak yang merusak pagar kepada pihak berwajib,” tandasnya. (redaksi)
Pemagaran lahan Milik Hj Sumrah di Pekkabata Sukses, Anak Bacco Commo Sempat Halangi tapi tak Berarti

Polman – Proses pemagaran lahan milik Hajja Sumrah seluas 6.881 meterbujursangkar yang terletak di belakang pasar sentral Pekkabata jalan Makkajarrah, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali. Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) berjalan lancara tanpa ada hambatan yang berarti.
Aksi pemasangan pagar yang dimulai Kamis (30/10) pukul 12.30 wita sempat mendapat perlawanan dari salah seorang ibu penjual ayam potong yang ternyata anak Baco Commo, oknum yang menyerobot lahan tersebut.
Aksi dorong antara anak Bacco Commo dengan sejumlah massa yang memasang pagar berlangsung singkat hingga ibu tersebut mundur.
Sayangnya proses pemagaran kembali terusik setelah anak Bacco Commo kembali memprovokasi massa Hj Sumrah dengan merusak pagar yang telah dipasang.
Sayangnya polisi yang melihat aksi pengrusakan tidak melakukan aksi pencegahan.

Akibatnya massa yang mulai jengkel kepada ibu kembali mendorong dan meneriaki polisi agar menahan ibu yang merusak pagar. Setelah itu polisi kemudian menahan ibu tersebut .
Salah seorang warga yang memperbaiki pagar mengaku bernama Jack menyesalkan aparat polisi yang tidak mencegah anak Bacco Commo merusak pagar. Padahal kejadian tersebut terjadi didepan aparat.
“Kata pak kapolres kalau ada yang merusak akan menindak, tapi kenyataanya ibu itu merusak pagar di depan aparat polisi,” jelasnya.
Sampai malam pihak Hj Sumrah masih melakukan patroli di kawasan lahan tersebut.
Bahkan untuk memudahkan monitoring dan memastikan keamanan pagar telah disiapkan posko untuk mengawasi keamanan pagar sekaligus memberikan dukungan pada tahapan pengosongan lahan di November 2024.
Yusril, SH salah seorang penasehat hukum Hj Sumrah, menyesalkan pengrusakan pagar oleh anak Bacco Commo.
“Kami akan laporkan pihak yang merusak pagar kepada pihak berwajib,” tandasnya. (redaksi)
