Kendari – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal menggandeng Inspektorat untuk menelusuri dan mencari aset-aset KONI yang diduga hilang. Pembelian aset–aset di KONI Sultra juga menggunakan Anggaran Negara yang penggunaanya harus dipertanggungjawabkan secara akuntable.

“Setelah kami lakukan inventaris awal, ternyata banyak aset KONI Sultra dikepemimpinan yang baru ini, raib dan tidak diketahui keberadaanya,” ujar Ketua Harian KONI Sultra Sofyan, Kamis 15 Januari 2026.

Menurut Sofyan, awal tahun 2026 di kepemimpinan Andi Ady Aksar, KONI Sultra akan memastikan seluruh aset Negara yang dibeli menggunakan Dana Hibah APBD Sultra harus jelas penggunaanya agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.  (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *