KONAWE — Kabupaten Konawe kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional. Sepanjang 2025, produksi beras daerah ini meningkat sekitar 12 persen. Capaian tersebut ditandai dengan pelepasan distribusi sebanyak 2.000 ton beras untuk memenuhi kebutuhan pangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (2/2/2026).
Pelepasan beras dilakukan di halaman Kantor Bupati Konawe dan dipimpin Sekretaris Daerah Konawe, Dr. Ferdinand, SP, MH, mewakili Bupati Konawe. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Bulog Cabang Unaaha serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sebagai salah satu lumbung pangan di kawasan timur Indonesia, Konawe secara konsisten menyuplai beras ke berbagai daerah. Sebelumnya, beras asal Konawe telah dikirim ke Papua, Aceh, Ambon, hingga Sulawesi Tengah, sejalan dengan strategi pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional lintas wilayah.
Didukung lahan pertanian yang subur serta ketersediaan sumber daya alam yang memadai, produktivitas padi petani Konawe terus menunjukkan tren peningkatan. Kondisi tersebut menjadi fondasi kuat bagi Pemerintah Kabupaten Konawe untuk secara berkelanjutan menyalurkan beras dalam jumlah besar ke luar daerah.
Atas keberhasilan menjaga tata niaga beras serta stabilitas harga di tingkat petani, Kementerian Pertanian Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Bulog Cabang Unaaha. Penghargaan ini diberikan atas peran Bulog dalam mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras petani, sekaligus memastikan harga tetap berpihak kepada produsen.
Sekda Konawe, Dr. Ferdinand, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Bulog, hingga lembaga penelitian dan pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Ia menyebutkan, pengiriman beras ke luar daerah merupakan agenda rutin Pemkab Konawe bersama Bulog sebagai bentuk kontribusi nyata daerah terhadap ketahanan pangan nasional.
“Konawe telah swasembada pangan, khususnya beras. Pada 2025, produksi meningkat sekitar 12 persen dibanding tahun sebelumnya. Hari ini kita lepas 2.000 ton, dan secara keseluruhan rencana pengiriman ke berbagai wilayah dapat mencapai sekitar 15.000 ton, menyesuaikan kebutuhan serta arahan pemerintah pusat,” ujar Ferdinand.
Selain distribusi komersial, Pemkab Konawe juga aktif dalam misi kemanusiaan. Pada Desember 2025, Konawe tercatat menyalurkan sekitar 100 ton beras sebagai bantuan ke Provinsi Aceh dengan nilai mencapai kurang lebih Rp1,7 miliar.
Menurut Ferdinand, penyaluran bantuan pangan merupakan wujud tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, terutama dalam menghadapi situasi darurat dan kebutuhan kemanusiaan di berbagai daerah.**
