Kendari – Kabengga.id ll Kepala Desa Guali diketahui telah menderita sakit selama kurang lebih tiga tahun terakhir. Akibat kondisi tersebut, jabatan kepala desa terpaksa dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt) yang sudah beberapa kali berganti. Pergantian Plt ini berdampak cukup besar terhadap stabilitas pemerintahan di Desa Guali.
Raja saputara pratama menilai, seringnya pergantian pimpinan menyebabkan beberapa program pembangunan desa tidak berjalan maksimal. Banyak kegiatan yang tertunda karena perubahan kebijakan setiap kali Plt baru ditunjuk. Selain itu, koordinasi antara perangkat desa dan masyarakat juga menjadi kurang efektif.
Sejumlah tokoh masyarakat berharap agar pemerintah kabupaten segera mengambil langkah tegas untuk memastikan roda pemerintahan desa guali tetap berjalan dengan baik. Raja menilai penting adanya kepemimpinan yang tetap dan berkesinambungan agar program-program pembangunan desa dapat dilaksanakan sesuai rencana.
Melihat kondisi yang terjadi, seluruh masyarakat Desa Guali diharapkan dapat bersatu dan bermusyawarah untuk mencari solusi terbaik bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sebagai lembaga perwakilan masyarakat desa, BPD memiliki peran penting dalam menampung aspirasi warga serta memfasilitasi proses musyawarah untuk menentukan langkah ke depan.
Salah satu langkah yang dinilai paling tepat adalah melaksanakan pemilihan kepala desa definitif. Dengan dukungan dan koordinasi antara BPD, pemerintah kecamatan, dan seluruh masyarakat Desa Guali, diharapkan proses pemilihan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan demokratis.
Kehadiran kepala desa yang terpilih secara sah nantinya diharapkan dapat mengembalikan stabilitas pemerintahan desa, melanjutkan program pembangunan yang sempat tertunda, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Musyawarah yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan BPD menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan Desa Guali yang kuat, transparan, dan berpihak kepada kepentingan warga.(redaksi).
