Laeya, Konawe Selatan– (4 Februari 2026)
Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Laeya (HIPMAL) menyoroti lambannya operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Laeya yang berdampak langsung pada keterlambatan distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, salah satu sekolah penerima, SMAN 03 Konawe Selatan, baru menerima paket MBG pada pukul 13.00 WITA, jauh melewati waktu ideal distribusi. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan tujuan utama program MBG sebagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas gizi sekaligus menunjang konsentrasi belajar peserta didik.

Ketua Pengembangan Sumber Daya Pemuda dan Mahasiswa HIPMAL, Muh. Hugo Surahmin, menegaskan bahwa keterlambatan tersebut mencerminkan lemahnya manajemen serta kesiapan operasional dapur MBG di wilayah Laeya.

“Program MBG merupakan kebijakan yang baik dan berpihak kepada rakyat, khususnya pelajar. Namun pelaksanaannya di lapangan tidak boleh setengah-setengah. Ketika makanan baru diterima pukul satu siang, maka esensi program ini menjadi hilang,” tegas Muh. Hugo Surahmin.

Ia menambahkan, keterlambatan distribusi tidak hanya mengurangi efektivitas pembelajaran, tetapi juga menunjukkan minimnya perencanaan teknis yang matang, mulai dari kesiapan dapur, sistem distribusi, hingga pengawasan pelaksanaan program.

HIPMAL pun mendesak pengelola MBG di Dapur Laeya bersama instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan pembenahan sistem operasional agar permasalahan serupa tidak kembali terulang.

“Kami meminta pemerintah daerah dan pengelola MBG agar lebih serius. Jangan sampai program yang menyangkut hak dasar siswa justru menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat,” lanjutnya.

HIPMAL menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengawasi pelaksanaan program-program publik di wilayah Laeya, guna memastikan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata, khususnya bagi generasi muda dan pelajar.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *