KENDARI,KABENGGA.ID.– Suasana penuh semangat, antusias, dan keakraban mewarnai pelaksanaan hari keempat sekaligus hari terakhir Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo, Jumat (14/8/2026). Berbeda dari hari-hari sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada pengenalan akademik dan wawasan kebangsaan, rangkaian penutup PKKMB kali ini dikemas lebih interaktif dengan menghadirkan unsur pimpinan, organisasi kemahasiswaan, serta alumni yang telah sukses berkiprah di dunia profesi hukum.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ramadan Tabiu, S.H., M.H., yang mengangkat tema “Pengembangan Karakter Mahasiswa.” Materi tersebut menjadi penutup yang sangat bermakna karena mengajak mahasiswa baru memahami bahwa keberhasilan di perguruan tinggi tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter, integritas, dan kemampuan memimpin.
Dalam pemaparannya, Ramadan Tabiu menegaskan bahwa mahasiswa Fakultas Hukum harus memiliki jati diri sebagai insan akademik yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
“Menjadi mahasiswa hukum berarti mempersiapkan diri menjadi calon penegak hukum, pemimpin, dan pengambil keputusan di masa depan. Karena itu, karakter adalah fondasi utama. Prestasi akademik akan membawa Anda lulus, tetapi karakter dan integritaslah yang akan membawa Anda dipercaya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak mahasiswa baru untuk aktif mengembangkan potensi melalui organisasi kemahasiswaan, kegiatan ilmiah, kompetisi, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai aktivitas positif yang dapat membentuk kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepekaan sosial.
Selain itu, Ramadan Tabiu mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam menggunakan media sosial, menjauhi penyalahgunaan narkotika, menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan, serta senantiasa menjunjung tinggi nama baik Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo.
Suasana aula semakin hidup ketika sesi dilanjutkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum bersama Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) serta berbagai Lembaga Semi Otonom (LSO) yang menjadi kebanggaan Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo, yakni Komunitas Peradilan Semu (KPS), Pusat Kajian Konstitusi (PUSAKO), dan Komunitas Penulis Hukum (KPH).
Masing-masing organisasi memperkenalkan visi, program kerja, prestasi, serta ruang pengembangan yang dapat diikuti oleh mahasiswa baru. Tidak sedikit peserta yang menunjukkan ketertarikan dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai proses rekrutmen, persyaratan keanggotaan, hingga peluang mengembangkan kemampuan melalui organisasi.
Menjawab antusiasme tersebut, pengurus BEM menjelaskan bahwa seluruh organisasi terbuka bagi mahasiswa baru yang memiliki semangat belajar dan keinginan untuk berkembang.
Dalam kesempatan itu, BEM juga menyampaikan pesan bahwa organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang belajar untuk melatih kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, komunikasi publik, manajemen kegiatan, hingga membangun jejaring yang akan sangat bermanfaat setelah lulus.
“Jangan takut berorganisasi. Jadikan organisasi sebagai tempat belajar, bukan tempat mengabaikan kuliah. Mahasiswa yang mampu menyeimbangkan akademik dan organisasi akan memiliki pengalaman yang lebih lengkap untuk menghadapi dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat,” pesan pengurus BEM kepada mahasiswa baru.
Sesi berikutnya menghadirkan Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo, Baron Harahap, S.H., M.H., seorang advokat yang telah dikenal luas, baik di Sulawesi Tenggara maupun di tingkat nasional.
Di hadapan mahasiswa baru, Baron Harahap berbagi perjalanan kariernya sejak menjadi mahasiswa hingga dipercaya menangani berbagai perkara hukum. Ia menekankan bahwa kesuksesan dalam profesi hukum tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dibangun dengan kerja keras, disiplin, integritas, serta kemauan untuk terus belajar.
Menurutnya, masa kuliah merupakan waktu terbaik untuk membangun kompetensi, memperluas relasi, mengasah kemampuan berbicara, menulis, berpikir kritis, dan berorganisasi.
“Nama baik seorang profesional hukum dibangun sejak masih menjadi mahasiswa. Jagalah integritas, hormati dosen, manfaatkan setiap kesempatan belajar, dan jangan pernah berhenti meningkatkan kemampuan. Dunia profesi hukum membutuhkan lulusan yang cerdas sekaligus beretika,” pesannya yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.
Kehadiran alumni dalam PKKMB memberikan motivasi tersendiri bagi mahasiswa baru. Mereka memperoleh gambaran nyata mengenai berbagai peluang karier lulusan Fakultas Hukum, mulai dari advokat, jaksa, hakim, notaris, akademisi, birokrat, hingga profesi-profesi hukum lainnya.
Setelah seluruh rangkaian materi selesai, kegiatan PKKMB Tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo, Dr. Heryanti, S.H., M.H.
Dalam sambutan penutupnya, Dr. Heryanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan, alumni, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan PKKMB selama empat hari.
Ia berpesan agar seluruh mahasiswa baru menjadikan PKKMB bukan sebagai akhir dari kegiatan pengenalan kampus, melainkan sebagai awal perjalanan panjang dalam menuntut ilmu, membangun karakter, dan mengukir prestasi.
“Mulai hari ini, Saudara bukan lagi sekadar peserta PKKMB, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo. Jagalah nama baik almamater, belajar dengan sungguh-sungguh, hormati dosen dan sesama mahasiswa, bangun integritas, serta manfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang. Kami berharap Saudara menjadi generasi penegak hukum yang profesional, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Dr. Heryanti.
Usai sambutan penutup, seluruh unsur pimpinan Fakultas Hukum, panitia PKKMB, pengurus BEM, DPM, organisasi kemahasiswaan, alumni, serta mahasiswa baru melakukan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya rangkaian PKKMB Tahun 2026.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, sebanyak 384 mahasiswa baru Program Studi S1 Ilmu Hukum resmi mengawali perjalanan akademiknya di Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo. Selama empat hari pelaksanaan PKKMB, mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan kampus dan sistem akademik, tetapi juga dibekali nilai-nilai kebangsaan, bela negara, integritas, kepemimpinan, etika profesi, serta pentingnya berorganisasi dan mengembangkan potensi diri.
PKKMB 2026 menjadi fondasi awal dalam membentuk generasi baru Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, adaptif terhadap perubahan, serta siap mengabdikan ilmu pengetahuan demi tegaknya keadilan dan kemajuan bangsa Indonesia.(redaksi).
