Kendari – kabengga.id ll Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah Pembinaan dan Pengawasan (Rakorda Binwas) Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di Phinisi Ballroom 1, Hotel Claro Kendari, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa Inspektorat merupakan garda terdepan dalam memastikan pemerintahan berjalan bersih, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik. Menurutnya, peran Inspektorat hari ini tidak lagi sekadar memeriksa, tetapi juga membina, mengarahkan, dan menjadi mitra strategis bagi setiap OPD.

“Inspektorat bukan hanya lembaga pengawasan intern pemerintah daerah. Ia harus menjadi pembina yang bijak, pengawas yang tegas, mitra strategis OPD, penjaga integritas yang tidak mudah goyah, sekaligus teladan etika dan profesionalisme,” ujar Gubernur.

Ia menegaskan bahwa pengawasan yang kuat adalah fondasi bagi pemerintahan yang kredibel. Karena itu, setiap program harus berjalan sesuai aturan, dan setiap anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Inspektorat berperan memastikan bahwa setiap keputusan dibuat dengan benar, setiap program dilaksanakan secara bersih, dan setiap rupiah digunakan tepat sasaran,” tambahnya.

Gubernur Andi Sumangerukka juga mendorong peserta Rakorda untuk terus memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), monitoring, controlling, surveillance for prevention (MCSP), manajemen risiko, serta pengawasan program prioritas nasional dan daerah. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pengawasan harus berjalan seirama dengan percepatan pembangunan.

“Mari kita wujudkan pemerintahan yang benar-benar bekerja untuk rakyat, bukan hanya terlihat bekerja. Pengawasan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi tanggung jawab terhadap masa depan daerah,” tegasnya.

Di sisi lain, Plt. Inspektur Daerah Sultra, Muhammad Haerun, menegaskan bahwa sinergi antarinspektorat menjadi kunci. Menurutnya, pembinaan dan pengawasan harus dilakukan secara terstruktur, kolaboratif, dan selaras antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh daerah bergerak dalam satu frekuensi pengawasan yang kuat, sehingga tercipta pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Rakorda ini diikuti oleh kepala daerah dan inspektur dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Acara tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antara Inspektur Daerah Provinsi dan para inspektur kabupaten/kota sebagai bentuk keseriusan memperkuat sistem pengawasan di seluruh wilayah Sultra.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah provinsi juga menyerahkan penghargaan kepada kabupaten/kota yang dinilai terbaik dalam penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP). Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan kinerja pengawasan di daerah lainnya.

Rakorda Binwas tahun ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan pengelolaan pemerintahan modern yang menuntut integritas tinggi, pelayanan publik yang efisien, serta akuntabilitas yang nyata dalam setiap kebijakan.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *