KENDARI,KABENGGA.ID. – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan 26 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (6/7/2026), menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Sebanyak 26 pejabat yang dilantik terdiri atas satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, tujuh Pejabat Administrator, serta 18 Pejabat Fungsional yang akan mengisi sejumlah posisi strategis di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam arahannya, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan bukan sekadar pergantian personel, melainkan implementasi sistem merit dalam pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, setiap penempatan jabatan harus didasarkan pada kompetensi, integritas, dan rekam jejak kinerja.
Gubernur juga mengingatkan bahwa birokrasi saat ini dituntut meninggalkan pola kerja yang hanya berorientasi pada penyerapan program dan anggaran. Sebaliknya, seluruh aparatur harus mampu menghadirkan hasil kerja yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Setiap program pemerintah harus menghasilkan output yang jelas, memiliki target kinerja yang terukur sesuai indikator yang telah ditetapkan, serta dilaksanakan secara akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan birokrasi tidak lagi dinilai dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana kebijakan dan program mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam pelantikan tersebut, Burhanuddin dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai satu-satunya pejabat yang dilantik pada posisi Pimpinan Tinggi Pratama.
Sementara itu, tujuh pejabat administrator mengisi jabatan strategis pada sejumlah OPD, di antaranya pada Dinas P3AP2KB, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Kehutanan, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sultra, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Ketahanan Pangan, serta Inspektorat Sultra.
Selain itu, 18 pejabat fungsional turut dilantik untuk memperkuat berbagai sektor pelayanan pemerintahan, mulai dari bidang kesehatan, perencanaan, perpustakaan, pengadaan barang dan jasa, hingga pengelolaan sumber daya manusia aparatur.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memperkuat kapasitas birokrasi sekaligus memastikan setiap jabatan diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.(redaksi).
