KENDARI,KABENGGA,ID. (18 September 2026). – GERAKAN AKTIVIS PEMUDA SULTRA mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI serta jajaran Ditjenpas Sulawesi Tenggara segera melakukan evaluasi terhadap Kepala Lapas (Kalapas) dan Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIA Kendari.

Desakan tersebut menyusul berulangnya temuan alat komunikasi berupa handphone di dalam kamar hunian narapidana sejak 2025 hingga saat ini. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut efektivitas pengawasan dan sistem keamanan di dalam lapas.

Arbani Sultra selaku Ketua GERAKAN AKTIVIS PEMUDA SULTRA mempertanyakan bagaimana barang yang dilarang dapat berulang kali ditemukan di dalam area hunian narapidana dan sejauh mana pertanggungjawaban struktural atas kondisi tersebut.

«“Kami tidak ingin menghakimi siapa pun sebelum ada pemeriksaan dan pembuktian. Tetapi temuan yang berulang harus dijawab dengan evaluasi yang terbuka dan objektif. Jika ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran, tentu harus ada tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Arbani.»

Menurutnya, keberadaan handphone di dalam lapas bukan persoalan sederhana karena berpotensi disalahgunakan untuk aktivitas yang bertentangan dengan hukum. Karena itu, setiap temuan harus ditindaklanjuti bukan hanya dengan penyitaan barang, tetapi juga dengan pemeriksaan terhadap sistem pengawasan, jalur masuk barang terlarang, serta tanggung jawab pejabat yang berwenang.

GERAKAN AKTIVIS PEMUDA SULTRA meminta Kemenimipas dan Ditjenpas Sultra memberikan tindakan serta kejelasan atas hasil evaluasi tersebut.

“Kami memberikan waktu sampai hari Selasa. Apabila tidak ada tindakan konkret dan evaluasi yang jelas terhadap persoalan ini, kami akan melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk kontrol sosial dan menyampaikan tuntutan secara terbuka,” ujar Arbani.

GERAKAN AKTIVIS PEMUDA SULTRA menegaskan bahwa tuntutan tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol masyarakat dan disampaikan dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, verifikasi fakta, serta hak jawab bagi pihak yang menjadi sorotan.

Arbani Sultra
Ketua GERAKAN AKTIVIS PEMUDA SULTRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *