Kendari, Kabengga.Id. – Dalam orasinya Sawal Petrus menyampaikan Bahwa Dugaan tersebut muncul ketika ada beberapa yang menjadi peserta Orientasi/pelatihan PPPK mengakui bahwasanya Pada saat orientasi tersebut mereka di mintai dana/uang sebesar 200 Ribu per orang dengan catatan seikhlasnya, namun pada saat itu salah seorang peserta membayar 100 Ribu ,akan tetapi pihak pihak tersebut mereka tidak Terima
Lanjut Sawal, Perlu Kita ketahui bahwasanya anggaran terkait orientasi/pelatihan PPPK tersebut sudah di anggar kan di APBD. Namun kenapa kemudian pihak pihak tersebut masih memintai uang sebesar itu setiap peserta, Kami butuh transparansi dan penjelasan dari pihak pihak yang melakukan tersebut.
Pada saat aksi tanggal 4 Mei, Kepala BPSDM tidak ada di kantor, dan bidang yang menjalankan/yang berwewenang menjalankan Orientasi tersebut tidak ada di tempat dan tidak menemui masa aksi. Ini Muncul kecurigaan besar, bahwasanya mereka telah ber main main dan pihak pihak tersebut kebal hukum.
Lanjut Sawal Petrus, Atas Dugaan Dugaan Tersebut, Kami meminta Kepala BPSDM Prov. Sultra dan pihak terkait, harus mengklarifikasi dan transparansi terkait anggaran yg di mintai di setiap peserta tersebut, kalau kemudian tidak mampu untuk melakukan klarifikasi, maka Mundur saja dari jabatannya.
Kami juga meminta Kejati Sultra Untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala BPSDM untuk kemudian bisa menemukan titik terang.
Sawal, Saya tidak main main ketika hak hak masyrakat di renggut begitu saja,Kami Dari Gempur Sultra akan mengawal kasus ini sampai selesai, dan menemukan titik terang, dan Aksi Jilid II akan kami laksanakan hari jumat depan
