BOMBANA,KABENGGA.ID – Suhu politik birokrasi di Kabupaten Bombana kian memanas. Setelah proses pendaftaran resmi ditutup, panitia seleksi akhirnya mengumumkan empat pejabat yang dinyatakan lolos tahap administrasi dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda).

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Panitia Seleksi Nomor: 12/Pansel-JPTP-Sekda/IV/2026, yang sekaligus menandai dimulainya pertarungan sesungguhnya menuju kursi tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Empat nama yang berhasil melaju ke tahap berikutnya bukan sosok sembarangan. Mereka adalah pejabat aktif dengan rekam jejak strategis di lingkup pemerintahan:

Drs. Hasdin Ratta, M.Si – Kepala BPBD Bombana

Ir. Syahrun, ST., MPWK – Kepala Dinas PUPR Bombana

Darwin, SE – Kepala Badan Keuangan Daerah Bombana

Sadli Siradjuddin, S.Kom., MAP – Kepala Dinas Sosial Bombana

Keempat kandidat ini akan menghadapi serangkaian tahapan seleksi ketat yang menjadi penentu akhir siapa figur paling layak menduduki jabatan Sekda.

Kepala BKSDM Bombana, Abdul Muslikh, S.Pd., MPW, menegaskan bahwa seluruh peserta yang lolos administrasi akan mengikuti uji kompetensi (asesmen), penulisan makalah, hingga uji gagasan.

“Proses seleksi lanjutan dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 19 April 2026 di Kendari. Semua tahapan dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya kepada awak media, Rabu (8/4/2026).

Muslikh menekankan, panitia seleksi tidak hanya melihat kemampuan teknis semata, tetapi juga menimbang rekam jejak jabatan, kinerja, kedisiplinan, serta integritas para kandidat.

“Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen menghadirkan Sekda yang profesional, berintegritas, dan mampu mendorong peningkatan kualitas birokrasi serta pelayanan publik,” tegasnya.

Sebagai jabatan strategis, posisi Sekda memiliki peran sentral sebagai motor penggerak birokrasi sekaligus penghubung utama antara kepala daerah dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan mengerucutnya empat nama besar ini, perhatian publik kini tertuju pada proses seleksi berikutnya. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang bukan hanya soal kompetensi, tetapi juga tentang siapa yang mampu menjawab tantangan birokrasi Bombana ke depan.(Redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *