Kendari – Dinas Perhubungan (Dishub) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan sejumlah langkah pengamanan dan pengawasan transportasi darat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Langkah ini dilakukan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik maupun arus balik.
Kadis Muhammad Rajulan, mengatakan koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama, untuk memastikan arus transportasi darat berjalan aman dan lancar.
“Untuk sektor darat, seperti biasanya Nataru ini kegiatan rutin. Kami sudah terjadwal mengantisipasi lonjakan penumpang, baik arus mudik maupun arus balik. Kami lebih banyak membangun komunikasi dengan teman-teman di forum lalu lintas,” ujarnya, Kamis (11/12).
Dishub Sultra , lanjutnya , juga menyiapkan tiga posko pengawasan.
Posko itu tersebar di beberapa titik yang berpotensi kenaikan volume penumpang paling tinggi.
Masing-masing ditempatkan di Terminal Kolaka, Terminal Baruga Kendari, dan Terminal Lakologou (Bau-Bau).
“Posko-posko ini kami tempatkan di titik yang strategis. Ada satu di Kolaka, satu di Terminal Baruga, dan satu lagi di Baubau. Tiga posko ini khusus kami siapkan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di sektor darat,” jelasnya.
Selain mendirikan posko, Dishub Sultra juga melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan (ramp check) terhadap seluruh moda transportasi darat, baik yang dikelola oleh perusahaan swasta maupun BUMN seperti Damri.
Muhamad Rajulan menambahkan, Dishub Sultra juga akan terlibat dalam posko terpadu bersama berbagai stakeholder, termasuk Forum Lalu Lintas.
Namun, titik final posko terpadu masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut (redaksi)
