KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari memperkuat fondasi pembangunan berbasis data melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Standar Pelayanan Publik, finalisasi publikasi Kota Kendari Dalam Angka 2026, sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, serta pembinaan statistik sektoral. Kegiatan tersebut digelar di Aula BPS Kota Kendari, Selasa (10/2/2026).

Forum strategis ini menghadirkan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, lembaga swadaya masyarakat (LSM), tokoh masyarakat, insan pers, hingga kalangan mahasiswa. Keterlibatan multipihak ini menegaskan komitmen bersama dalam memastikan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan akuntabel sebagai dasar pengambilan kebijakan publik.

Kepala BPS Kota Kendari, Sultriawati Efendy, menegaskan bahwa FGD tersebut dirancang sebagai ruang integratif untuk menyinergikan sejumlah agenda krusial. Mulai dari forum komunikasi publik terkait standar pelayanan BPS, finalisasi publikasi tahunan Kota Kendari Dalam Angka 2026, sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, hingga penguatan statistik sektoral di lingkup Pemerintah Kota Kendari.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan berbasis data,” ujar Sultriawati.

Ia menekankan bahwa kualitas data tidak hanya bergantung pada BPS sebagai produsen statistik, tetapi juga pada kolaborasi aktif seluruh OPD dan pemangku kepentingan sebagai penyedia dan pengguna data.

Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik, Pemerintah Kota Kendari mencatat Indeks Pelayanan Publik sebesar 3,4 dengan kategori baik. Capaian ini, menurutnya, menjadi pijakan untuk terus memperkuat tata kelola pelayanan publik secara berkelanjutan—termasuk melalui penyediaan data statistik yang kredibel dan terstandar.

Sultriawati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD dan instansi yang selama ini konsisten berkontribusi dalam penyediaan data sektoral.

“Kontribusi tersebut sangat penting dalam penyusunan publikasi Kota Kendari Dalam Angka yang menjadi rujukan utama dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah,” tambahnya.

Melalui forum ini, BPS Kota Kendari berharap terbangun keselarasan persepsi dan peningkatan kualitas koordinasi antarinstansi, sehingga data statistik tidak hanya menjadi dokumen administratif, melainkan instrumen strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang terukur dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *