Bajoe, 18 Maret 2026 – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan bahwa penyesuaian operasional lintasan Bajoe–Kolaka yang untuk sementara dialihkan ke lintasan Siwa–Kolaka merupakan langkah strategis guna mendukung proses perbaikan movable bridge di Dermaga 1 Pelabuhan Bajoe.
ASDP menghormati berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk yang disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Bajoe Bersatu. Namun demikian, perusahaan menegaskan bahwa kebijakan ini telah melalui pertimbangan teknis dan aspek keselamatan secara matang, serta ditetapkan bersama regulator terkait.
Perlu ditegaskan, kebijakan ini bukanlah penutupan layanan penyeberangan, melainkan pengalihan sementara. Layanan tetap berjalan dan akses masyarakat tidak dihentikan. Justru, langkah ini diambil untuk menghindari risiko yang lebih besar apabila operasional tetap dipaksakan tanpa didukung kondisi infrastruktur yang memadai.

Keselamatan pengguna jasa menjadi prioritas utama yang tidak dapat dikompromikan. Perbaikan movable bridge dinilai sebagai kebutuhan mendesak guna memastikan proses sandar kapal berlangsung aman serta meningkatkan keandalan layanan ke depan.
Selama masa perbaikan, ASDP memastikan layanan penyeberangan tetap tersedia melalui lintasan Siwa–Kolaka dengan tarif yang tetap sama. Bersama regulator dan operator kapal, ASDP juga memperkuat kesiapan armada, pengaturan operasional, serta koordinasi lintas sektor guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
ASDP memahami adanya penyesuaian yang dirasakan masyarakat. Namun, langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih aman dan berkelanjutan. ASDP juga terus membuka ruang dialog serta memastikan setiap masukan menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan ke depan.
ASDP mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta mendukung proses peningkatan infrastruktur ini demi kepentingan bersama dalam jangka panjang./
GM ASDP Cabang Bajoe, Anom Sedayu./Kabengga.id.
